Lalu, bagaimana dengan rencana ke depan?
“Kami juga sedang menyiapkan pembangunan KNMP berbasis sistem klaster untuk tahun anggaran 2026. Intinya KNMP kita jalankan sebaik-baiknya di banyak titik secara terintegrasi dalam satu model bisnis perikanan untuk kesejahteraan masyarakat pesisir, daya saing produk perikanan, serta menumbuhkan ekonomi dari tingkat bawah,”
Jelasnya. Persiapan untuk sistem klaster 2026 itu sendiri masih dalam tahap awal. Saat ini, tim sedang fokus melakukan survei calon lokasi. Ratusan surveyor dikerahkan turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data. Hasil survei inilah yang nantinya jadi peta jalan untuk menentukan lokasi dan mempercepat pembangunan agar tepat sasaran.
Sementara itu, untuk 65 lokasi di tahap pertama, progresnya sudah lumayan. Pengerjaan rata-rata mencapai 60 sampai 80 persen. Trian berharap semua bisa rampung pada Januari 2026.
“Mudah-mudahan di bulan Januari pembangunan sudah selesai, sehingga fasilitas perikanan yang kami siapkan bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,”
Harapnya. Jika target itu tercapai, maka fasilitas baru itu bisa segera beroperasi dan memberi manfaat.
Artikel Terkait
KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Indonesia, Lakukan Latihan Bersama di Selat Sunda
IEA Desak Penerapan WFH dan Ganjil-Genap Atasi Lonjakan Harga Energi Global
Pemprov DKI Uji Coba WFA untuk ASN Usai Lebaran 2026 dengan Aturan Ketat
Trump Usulkan AS dan Iran Kelola Bersama Selat Hormuz