Meski terkesan bercanda, dia menekankan sebuah prinsip. Menurutnya, janji atau ucapan seorang pemimpin bukanlah hal yang bisa dianggap angin lalu.
“Tapi itu Sabdo Pandito Ratu, ucapan seorang pemimpin harus dipegang,” tegas Prabowo.
Dia ingin memastikan bahwa kegembiraan atas kemenangan atlet tidak boleh mengaburkan satu hal: penghargaan. Perjuangan mereka di ajang regional itu, bagaimanapun, adalah sesuatu yang layak dihormati.
“Gembira tapi pusing nggak apa-apa, yang penting pejuang-pejuang kita, kita hormati dan kita hargai,” tuturnya.
Hingga Sabtu pagi kemarin, catatan memang masih menunjukkan posisi kuat Indonesia. Kontingen Merah Putih bertengger di peringkat kedua dengan koleksi 91 medali emas. Sebuah pencapaian yang, meski membuat sedikit ‘pusing’ memikirkan bonusnya, jelas membawa kebanggaan.
Artikel Terkait
Film Indie Iron Lung Karya Markiplier Raup Rp878 Miliar dari Modal Minim
Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 28 Persen
Libur Lebaran 2026, 500 Ribu Lebih Wisatawan Serbu Monas, Ragunan, dan Ancol
Friderica Widyasari Dewi Resmi Dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK Periode 2026-2032