Meski terkesan bercanda, dia menekankan sebuah prinsip. Menurutnya, janji atau ucapan seorang pemimpin bukanlah hal yang bisa dianggap angin lalu.
“Tapi itu Sabdo Pandito Ratu, ucapan seorang pemimpin harus dipegang,” tegas Prabowo.
Dia ingin memastikan bahwa kegembiraan atas kemenangan atlet tidak boleh mengaburkan satu hal: penghargaan. Perjuangan mereka di ajang regional itu, bagaimanapun, adalah sesuatu yang layak dihormati.
“Gembira tapi pusing nggak apa-apa, yang penting pejuang-pejuang kita, kita hormati dan kita hargai,” tuturnya.
Hingga Sabtu pagi kemarin, catatan memang masih menunjukkan posisi kuat Indonesia. Kontingen Merah Putih bertengger di peringkat kedua dengan koleksi 91 medali emas. Sebuah pencapaian yang, meski membuat sedikit ‘pusing’ memikirkan bonusnya, jelas membawa kebanggaan.
Artikel Terkait
XPeng Pasang Stasiun Isi Daya Tercepat di Indonesia, Hanya 12 Menit untuk 80% Baterai
BNPB Akui Anggaran Mitigasi Minim, Andalkan Pinjaman Luar Negeri
Beras Indonesia Siap Temani Jamaah Haji di Tanah Suci
Target Tarif Nol Persen dengan Inggris, Pemerintah Pasang Target Satu Tahun