XPeng baru saja meluncurkan stasiun pengisian listrik ultra cepat berdaya 480 kW di Indonesia. Ini adalah yang pertama di Tanah Air, hasil kolaborasi mereka dengan Voltron. Tujuannya jelas: memperkuat layanan untuk konsumen dan memberikan pengalaman isi daya yang jauh lebih efisien.
Lokasinya ada di Living World Alam Sutera, Tangerang. Kehadiran fasilitas ini diharapkan bisa mendukung mobilitas pengguna XPeng sehari-hari dengan pengisian yang super cepat.
Menariknya, fasilitas ini dirancang khusus untuk memaksimalkan kemampuan mobil XPeng yang bisa terima daya hingga 451 kW. Klaimnya, baterai bisa terisi dari 10% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 12 menit. Cukup untuk sekadar minum kopi sebelum melanjutkan perjalanan.
Lawrence Li, General Manager XPeng Overseas Charging, mengungkapkan bahwa teknologi ultra fast charging sebenarnya sudah lama dikembangkan.
"Tapi belum optimal karena infrastrukturnya terbatas," katanya.
Melalui kerja sama dengan Voltron ini, dia berharap konsumen di sini bisa merasakan langsung manfaat baterai 5C yang dibawa model G6. Teknologi 5C ini sendiri adalah rating tinggi untuk kecepatan isi. Rahasianya ada pada struktur sel baterai dengan material elektroda yang stabil, hambatan internal rendah, ditambah sistem pendinginan canggih dan BMS yang pintar untuk cegah overheat.
"Kini, dengan kehadiran stasiun 480 kW ini, kami optimistis konsumen Indonesia bisa merasakan langsung kemudahan dan kenyamanan dari XPeng," ujar Lawrence, Selasa (3/2).
Di sisi lain, Andre Soetadji selaku CEO Voltron Indonesia menekankan bahwa kesiapan infrastruktur adalah kunci utama untuk mendorong orang beralih ke kendaraan listrik.
"Kehadiran stasiun berdaya besar ini bukti kesiapan kami mendukung standar global," jelas Andre.
Dia juga menambahkan bahwa langkah ini mencerminkan ekosistem terbuka mereka, yang membuka pintu untuk kemitraan strategis baru dengan berbagai merek atau pemilik properti.
Komitmen XPeng di pasar Indonesia memang sedang digenjot. Sejak November 2025 lalu, mereka sudah memulai perakitan lokal untuk model G6. Ini menunjukkan keseriusan mereka, bersama agen pemegang merek Erajaya Active Lifestyle, untuk benar-benar menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan pasar lokal.
Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, turut menegaskan hal serupa.
"Sebagai APM XPeng di sini, kami ingin memastikan pelanggan tak cuma dapat teknologi canggih di mobil, tapi juga dukungan infrastruktur yang menunjang kenyamanan harian," imbuhnya.
Nah, satu hal yang perlu dicatat: meski diprioritaskan untuk pengguna XPeng, stasiun pengisian ultra cepat ini tetap terbuka untuk merek kendaraan listrik lain. Hanya saja, kecepatan pengisiannya nanti akan menyesuaikan dengan spesifikasi teknis masing-masing mobil. Jadi, pengalaman terbaik tetap untuk yang bawa XPeng.
Artikel Terkait
Kemensos Berhentikan 49 Pendamping PKH Sepanjang 2025 Akibat Langgar Aturan Penyaluran Bansos
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Akan Intervensi Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Senilai Rp27 Miliar
Pendapatan IMAX Turun 6,5 Persen di Kuartal I 2026, Laba Bersih Anjlok 26 Persen
Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Rekomendasi Setebal 3.000 Halaman ke Presiden Prabowo