Perceraian yang Ditolak Berujung Kobaran Api di Tapanuli Selatan

- Selasa, 03 Februari 2026 | 01:15 WIB
Perceraian yang Ditolak Berujung Kobaran Api di Tapanuli Selatan

Dini hari yang sunyi di Desa Aek Haruaya, Portibi, tiba-tiba pecah oleh teriakan. Seorang pria, HY (55), diduga membakar istrinya sendiri, NS (53). Aksi mengerikan itu berawal dari sebuah penolakan: sang istri bersikeras minta cerai. Rupanya, itulah pemicu yang meledakkan amarah si suami.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Iptu Bontor D. Sitorus, rumah tangga pasangan ini sudah lama retak. "Kurang lebih setahun belakangan, hubungan mereka tidak harmonis," ujarnya.

Iptu Bontor melanjutkan, ada isu yang beredar soal perubahan perilaku korban. "Korban diisukan telah menjalin hubungan dengan laki-laki lain," tambahnya. Isu perselingkuhan inilah yang konon menggerogoti kehidupan mereka.

Semua itu memuncak pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Pertengkaran sengit terjadi. HY berusaha mengajak istrinya berdamai, mencoba memperbaiki segalanya. Tapi upayanya mentah.

"Saat diajak bicara, korban malah meminta untuk bercerai. Dia sudah tidak bersedia lagi hidup bersama dengan tersangka," jelas Bontor.

Kalimat itulah yang menjadi titik balih. Amarah yang sudah menumpuk akhirnya meledak. HY tak bisa menahan diri lagi. Dia nekat menyulut api dan membakar tubuh sang istri. Korban pun mengalami luka bakar parah di sekujur tubuhnya.

Namun begitu, sesaat setelah api membakar, nalar manusiawinya mungkin muncul. Keduanya berlari ke kamar mandi. Dalam kepanikan, HY berusaha mematikan api dengan menyiram tubuh istrinya menggunakan air.

Sayangnya, tindakan itu sudah terlambat. Kerusakan telah terjadi. Kini, kasus ini sedang diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar