Di sisi lain, Prabowo juga mendapat laporan soal kerusakan infrastruktur yang cukup parah. “Tadi dilaporkan bendungan-bendungan juga banyak yang jebol, nanti PU ya yang akan memperbaiki,” jelas dia. Janji perbaikan ini diutarakan untuk segera mengembalikan fungsi irigasi dan mencegah kerusakan lebih luas.
Tak hanya soal utang dan bendungan, perhatian juga tertuju pada lahan pertanian yang terendam. Prabowo memastikan bahwa sawah-sawah yang rusak akan direhabilitasi. Pemerintah, kata dia, akan membantu memperbaikinya sebagai prioritas.
“Juga sementara belum sepenuhnya pangan akan kita kirim dari tempat lain, cadangan kita cukup banyak,” tambahnya, berusaha menenangkan kekhawatiran warga tentang ancaman kelaparan.
Dengan janji-janji konkret itu, harapannya beban warga Aceh, khususnya para petani, bisa sedikit terangkat. Mereka kini menunggu realisasi di lapangan, setelah air surut dan lumpur mulai mengering.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas