Lapangan Rampal pagi itu ramai bukan main. Dari senam zumba yang seru sampai deruman mesin motor yang datang berombongan, semuanya jadi bagian dari Daihatsu Kumpul Sahabat Malang 2025. Pemerintah kota pun angkat bicara, memberi apresiasi besar untuk acara yang dinilai sukses menyatukan komunitas otomotif, UMKM, dan industri kreatif lokal.
Menurut mereka, acara semacam ini bukan cuma seru-seruan. Lebih dari itu, ia jadi ruang positif yang mendukung ekosistem kreatif dan kehidupan sosial warga Malang Raya.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, tak menyembunyikan rasa kagumnya. Dalam sambutannya, dia berterima kasih karena Malang dipilih jadi tuan rumah kegiatan berskala nasional ini.
"Saya juga sangat mengapresiasi rangkaian kegiatan sosial yang diselenggarakan mulai dari pembagian vitamin, cek kesehatan, olahraga bersama, hingga pameran UMKM. Ini adalah bukti bahwa komunitas otomotif tidak hanya fokus pada kendaraan, tetapi juga peduli pada kesehatan masyarakat dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,"
Ucapnya di Lapangan Rampal, Minggu (7/12) lalu.
Bagi Eko, kolaborasi semacam inilah kuncinya. Ketika komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah bersinergi, kekuatannya luar biasa untuk mendorong pembangunan kota yang lebih cepat dan berkualitas. Manfaatnya, ya, kembali ke masyarakat.
"Pemerintah Kota Malang terus mendorong kegiatan positif seperti ini sebagai bagian dari upaya membangun kota yang makin mbois dan berkelas,"
lanjutnya.
Di sisi lain, Eko melihat dunia otomotif di Malang sudah menjelma jadi budaya kreatif yang hidup. Itu terpampang jelas dari beragam karya modifikasi yang dipajang. Bukan cuma hobi biasa, tapi ia menangkap ada ekspresi seni, ketekunan, dan kebanggaan lokal di sana hal-hal yang memperkaya identitas kota.
"Ini adalah sebuah acara yang bukan hanya mempertemukan penggemar otomotif, tetapi juga menjadikan ruang silaturahmi, kreativitas, dan kontribusi bagi Kota Malang. Untuk itu saya menyambut baik dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada komunitas mobil dan motor yang hadir melalui acara ini,"
katanya.
Di penghujung sambutan, harapannya jelas: acara seperti Daihatsu Kumpul Sahabat harus terus berlanjut dan berkembang ke depannya. Dia mengajak semua yang hadir untuk memanfaatkan momentum ini berbagi inspirasi, menyalurkan kreativitas, dan memperluas jaringan.
"Karena pada akhirnya kreativitas yang paling bernilai adalah kreativitas yang membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,"
tutup Eko.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun