lanjutnya.
Di sisi lain, Eko melihat dunia otomotif di Malang sudah menjelma jadi budaya kreatif yang hidup. Itu terpampang jelas dari beragam karya modifikasi yang dipajang. Bukan cuma hobi biasa, tapi ia menangkap ada ekspresi seni, ketekunan, dan kebanggaan lokal di sana hal-hal yang memperkaya identitas kota.
katanya.
Di penghujung sambutan, harapannya jelas: acara seperti Daihatsu Kumpul Sahabat harus terus berlanjut dan berkembang ke depannya. Dia mengajak semua yang hadir untuk memanfaatkan momentum ini berbagi inspirasi, menyalurkan kreativitas, dan memperluas jaringan.
tutup Eko.
Artikel Terkait
Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang Pasirlangu, Tegaskan Prioritas Selamatkan Jiwa
Haru dan Tangis Warnai Pemakaman Korban Kecelakaan Pesawat di TPU Malaka
Durian Merah Banyuwangi Resmi Jadi Primadona dengan Sertifikat Indikasi Geografis