lanjutnya.
Di sisi lain, Eko melihat dunia otomotif di Malang sudah menjelma jadi budaya kreatif yang hidup. Itu terpampang jelas dari beragam karya modifikasi yang dipajang. Bukan cuma hobi biasa, tapi ia menangkap ada ekspresi seni, ketekunan, dan kebanggaan lokal di sana hal-hal yang memperkaya identitas kota.
katanya.
Di penghujung sambutan, harapannya jelas: acara seperti Daihatsu Kumpul Sahabat harus terus berlanjut dan berkembang ke depannya. Dia mengajak semua yang hadir untuk memanfaatkan momentum ini berbagi inspirasi, menyalurkan kreativitas, dan memperluas jaringan.
tutup Eko.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas