Hingga Minggu (7/12) pagi, suasana di sejumlah permukiman Jakarta Timur masih mirip kolam. Air banjir belum juga surut, tetap merendam 15 Rukun Tetangga (RT). Penyebabnya klasik: hujan deras yang mengguyur plus luapan Kali Ciliwung yang tak mampu lagi menahan beban.
Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M Yohan, mengonfirmasi hal ini.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 15 RT di Jakarta Timur yang masih tergenang. Penyebabnya curah hujan tinggi dan luapan kali Ciliwung," jelas Yohan.
Di sisi lain, upaya penanganan terus digenjot. Personel dikerahkan untuk memantau perkembangan genangan di lapangan. Mereka juga berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait, seperti Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Penanggulangan Kebakaran. Tujuannya jelas: mempercepat penyedotan air dan memastikan saluran-saluran pembuangan berfungsi optimal.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tambah Yohan singkat.
Namun begitu, situasinya belum sepenuhnya kondusif. Beberapa titik masih terlihat parah. Di Kelurahan Kampung Melayu dan Cawang misalnya, ketinggian air bahkan mencapai 80 sentimeter. Cukup untuk menggenangi rumah-rumah warga. Sementara di wilayah lain seperti Bidara Cina dan Cililitan, genangan berkisar antara 30 hingga 50 cm.
BPBD pun mengingatkan warga untuk tetap waspada. Potensi genangan masih mengintai, apalagi jika hujan datang lagi. Masyarakat diharap hati-hati bila harus beraktivitas di luar rumah.
Berikut rincian lokasi yang masih terdampak:
- Kelurahan Bidara Cina: 3 RT tergenang. Air setinggi 30-35 cm. Penanganan masih berlangsung.
- Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT terendam. Ketinggian air mencapai 80 cm. Tim gabungan masih bekerja di lokasi.
- Kelurahan Cawang: 5 RT terdampak. Genangan juga sedalam 80 cm.
- Kelurahan Cililitan: 3 RT masih digenangi air setinggi 50 cm.
Semua titik tersebut masih dalam proses pemulihan. Nampaknya, warga harus bersabar sedikit lebih lama menunggu air benar-benar surut.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun