Yang menyedihkan, di tengah kekacauan di lantai bawah, aktivitas rumah sakit masih berjalan di lantai dua. Masih ada pasien yang dirawat di sana. Meski lantai dua selamat dari genangan, kondisi mereka tak jauh lebih baik.
"Menurut keterangan dari Kepala RSUD Tamiang, di lantai 2 yang kebetulan tidak terkena banjir, masih ada pasien dirawat hingga pada saat ini, walaupun tidak ada lagi alat medis yang bisa digunakan," ujar Subhi Fitra.
Evakuasi sempat dipertimbangkan. Namun, keputusan akhirnya ditunda.
"Kepala RSUD Tamiang telah menawarkan untuk dilaksanakan evakuasi ke RSU wilayah Medan akan tetapi masih menunggu akses semakin membaik," katanya.
Memang, bencana di Aceh Tamiang sempat membuat wilayah itu terisolasi. Akses jalan putus, sulit ditembus. Tapi kini, perlahan, bantuan mulai mengalir. Pemerintah pusat dan daerah berhasil menyalurkan logistik untuk warga yang terdampak. Kolaborasi antara BNPB, TNI, Polri, dan pemda terus dilakukan. Perjuangan membersihkan rumah sakit ini hanyalah satu bagian dari upaya panjang memulihkan kehidupan di Aceh Tamiang.
Artikel Terkait
Potensi Rp 42 Triliun, Pasar Game Indonesia Masih Dikuasai Produk Asing
Sriwijaya Capital Suntik Rp 300 Miliar ke SESNA untuk Proyek Raksasa di Sulawesi
Musim Hujan Tiba, Ini Asupan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari
Pertarungan Politik Mengintai, The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga