tambahnya.
Masyhud juga berharap komunikasi antar semua pemangku kepentingan tetap terjaga. Terutama menyangkut kewajiban BUP, mulai dari urusan perizinan operasi, penerapan tarif, sampai laporan rutin operasional pelabuhan.
Nah, yang menarik, terminal yang dikelola perusahaan ini merupakan bagian dari sistem angkutan penyeberangan. Ia terhubung secara integrasi dengan Pelabuhan Tanjung Wangi. Rencananya, pengelolaan salah satu terminalnya akan dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) bersama KSOP Kelas III Tanjung Wangi. Penandatanganan kerjasama itu ditargetkan akhir tahun 2025 mendatang.
Jadi, ada dua hal yang berjalan: konsesi jangka panjang untuk PT Pelabuhan Lembar Sejahtera dan rencana kerjasama pemanfaatan yang akan segera menyusul. Semuanya bertujuan menggerakkan roda perekonomian di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Dua Calon Deputi Gubernur BI Hadapi Uji Kelayakan, Keputusan Final Malam Ini
Hujan Ringan Guyur Sebagian Jakarta, Wilayah Lain Cenderung Berawan
Gempa Dangkal Magnitudo 3,9 Guncang Buton Utara
Chery Siapkan Kejutan: Pickup Diesel CSH Siap Guncang Pasar 2026