Jakarta - Pasca bencana melanda, fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini tertuju ke Sumatera. Banjir dan tanah longsor yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat membuat seluruh instrumen pemerintah dikerahkan. Tujuannya satu: memulihkan kondisi secepat mungkin.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, usai bertemu dengan Presiden di Istana Negara, Selasa lalu. "Beliau hari-hari ini sedang mengerahkan kekuatan segalanya," ujar Muzani.
Pertemuan itu sendiri digunakan Muzani untuk menyampaikan laporan terkini dari lapangan. Prabowo sendiri sudah blusukan sehari sebelumnya, meninjau langsung kerusakan yang terjadi. Rupanya, kunjungan itu meninggalkan kesan yang dalam.
Menurut Muzani, Presiden ikut merasakan beban warga yang kehilangan segalanya. Mulai dari rumah hingga keluarga.
"Beliau melihat langsung kerugian yang didapatkan akibat dari bencana tersebut. Beliau juga melihat langsung pengungsi serta masyarakat yang terdampak akibat dari musibah tersebut," papar Muzani.
"Beliau merasakan bagaimana beban berat yang dirasakan oleh masyarakat, termasuk beliau merasakan bagaimana warga yang terkasih, yang tersayang hilang, yang sampai sekarang belum ditemukan jasad dan jenazahnya."
Artikel Terkait
Yayasan Gates Siapkan Rp150 Triliun, Tapi PHK 500 Karyawan Mengintai
Cipratan Air Banjir Picu Amuk, Warga Koja Berakhir dengan Luka di Wajah
Ekonomi Jerman Akhirnya Tumbuh Tipis, Tapi Beban Ekspor Masih Membelit
Ekspor Mobil Ramah Lingkungan Korsel Tembus Rp1.200 Triliun di Tengah Pergeseran Pasar