Di sisi lain, gema penyitaan ini langsung ditanggapi oleh Badan Pendapatan Nasional. Mereka dengan cepat meluncurkan penyelidikan terpisah. Fokusnya adalah dugaan penggelapan pajak oleh Hasina. Intinya, mereka ingin memastikan apakah harta emas sebanyak itu pernah dilaporkan dalam surat pajaknya atau justru disembunyikan.
Kondisi ini tentu semakin memperburuk posisi Hasina. Perlu diingat, kekuasaannya runtuh setelah gelombang demonstrasi besar melanda negara itu mulai 2024. Situasi yang memanas itu akhirnya membuatnya memilih untuk kabur ke India.
Dan malang baginya, vonis sudah dijatuhkan. Awal bulan ini, pengadilan Bangladesh memutuskan hukuman mati untuknya. Ia dinyatakan bersalah atas tindakan kekerasan yang menewaskan sejumlah pengunjuk rasa dalam demo besar-besaran tahun 2024 lalu. Hidupnya benar-benar berbalik seratus delapan puluh derajat.
Artikel Terkait
Gus Ipul Imbau Kader NU Tenang dan Tak Terpengaruh Isu Jelang Muktamar 2026
Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow untuk Pertemuan Strategis dengan Putin
Manchester City Hajar Chelsea 3-0, Perketat Kejar Arsenal di Puncak Klasemen
Korea Utara Uji Coba Senjata Elektromagnetik dan Bom Serat Karbon dalam Ketegangan dengan Seoul