Di sisi lain, gema penyitaan ini langsung ditanggapi oleh Badan Pendapatan Nasional. Mereka dengan cepat meluncurkan penyelidikan terpisah. Fokusnya adalah dugaan penggelapan pajak oleh Hasina. Intinya, mereka ingin memastikan apakah harta emas sebanyak itu pernah dilaporkan dalam surat pajaknya atau justru disembunyikan.
Kondisi ini tentu semakin memperburuk posisi Hasina. Perlu diingat, kekuasaannya runtuh setelah gelombang demonstrasi besar melanda negara itu mulai 2024. Situasi yang memanas itu akhirnya membuatnya memilih untuk kabur ke India.
Dan malang baginya, vonis sudah dijatuhkan. Awal bulan ini, pengadilan Bangladesh memutuskan hukuman mati untuknya. Ia dinyatakan bersalah atas tindakan kekerasan yang menewaskan sejumlah pengunjuk rasa dalam demo besar-besaran tahun 2024 lalu. Hidupnya benar-benar berbalik seratus delapan puluh derajat.
Artikel Terkait
OKI Kecam Israel: Pengakuan Somaliland Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Kekejaman di Clay County: Seorang Pria Tewaskan Enam Orang, Termasuk Anak 7 Tahun
Diskon Pajak Bodong di Jakarta Utara, Skema Korupsi Ternyata Berulang
Doktif Tegas Tolak Ajakan Damai Richard Lee: Ora Sudi!