Medco Power Ekspor Listrik Surya ke Singapura: Proyek PLTS 2 GWp Mulai 2028

- Minggu, 16 November 2025 | 21:55 WIB
Medco Power Ekspor Listrik Surya ke Singapura: Proyek PLTS 2 GWp Mulai 2028
Medco Power Ekspor Listrik Tenaga Surya ke Singapura - Proyek PLTS 2 GWp

Medco Power Garap Proyek PLTS Raksasa 2 GWp untuk Ekspor Listrik ke Singapura

PT Medco Power Indonesia, sebagai bagian dari PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), secara agresif memperluas portofolio bisnis energi baru terbarukan (EBT). Sorotan utama saat ini adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Bulan, Kepulauan Riau, yang memiliki kapasitas sangat besar, mencapai 2 Gigawatt peak (GWp).

Rencananya, listrik hijau dari proyek ambisius ini akan mulai diekspor ke Singapura pada tahun 2028. Kapasitas sebesar 600 Megawatt (MW) akan dialirkan melalui infrastruktur kabel bawah laut bertegangan 400 kV, menandai langkah strategis Indonesia dalam perdagangan energi bersih regional.

Presiden Direktur Medco Power Indonesia, Eka Satria, menegaskan pentingnya proyek ini. "Proyek Pulau Bulan adalah langkah penting bagi Indonesia untuk memasuki pasar energi hijau regional. Singapura memiliki komitmen kuat untuk memenuhi 30% kebutuhan energi nasionalnya, yang mencapai 6 GW, dengan listrik bersih," ujarnya.

Strategi Transisi Energi: Gas Masih Jadi Andalan

Di tengah fokus pada EBT, Medco Power tetap mengembangkan pembangkit listrik berbahan bakar gas sebagai bagian dari strategi energi transisi. Perusahaan sedang memproyeksikan pembangkit DEB Expansion 300 MW dan ELB Add-On 39 MW untuk beroperasi dalam periode 2025 hingga 2030.

"Keberadaan gas masih sangat krusial untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan, khususnya selama masa transisi menuju sistem energi yang lebih bersih," jelas Eka Satria.

Dampak Ekonomi dan Potensi Investasi Energi Bersih

Pengembangan energi terbarukan secara masif tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Medco memproyeksikan potensi investasi yang sangat besar dari industri energi surya ini, berkisar antara USD 30 hingga 50 miliar dalam beberapa dekade mendatang.

"Transisi energi membuka banyak peluang ekonomi baru, termasuk penciptaan lapangan kerja dalam rantai pasok seperti pembangunan PLTS, pabrik panel surya, dan pengembangan fasilitas penyimpanan energi," tambah Eka.

Update Proyek EBT Lainnya oleh Medco Power

Selain proyek PLTS Pulau Bulan, Medco Power juga mencatat kemajuan di sejumlah proyek energi bersih lainnya. Pada tahun ini, perusahaan telah menyelesaikan proyek PLTS East Bali berkapasitas 25 MWp. Sementara itu, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ijen Tahap I berkapasitas 35 MW telah mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2025.

Tidak ketinggalan, untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di kawasan Batam–Bintan, Medco Power juga menambah kapasitas sebesar 39 MW melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Combined Cycle (CCPP) Add-On di Tanjung Uncang.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar