Ancaman Max Verstappen untuk hengkang dari Formula 1 di penghujung 2026 bukanlah kali pertama. Berkali-kali ia melontarkan pernyataan serupa, dan hal itu rupanya mulai mengusik salah satu pengamat paling senior, Martin Brundle. Ia terang-terangan merasa kesal.
Memang, performa Verstappen di tiga seri awal musim 2026 ini jauh dari gemilang. Di Australia ia cuma finis keenam, di Jepang posisinya kedelapan, dan di China malah harus puas gagal finis. Tapi, bukan hasil balapan yang bikin sang juara dunia empat kali ini geram. Sumber kekesalannya justru datang dari regulasi baru yang berfokus pada manajemen energi power unit sesuatu yang disebutnya menggerus motivasi balapnya.
Sebetulnya, Verstappen sudah sering bersuara. Kritiknya terhadap regulasi 2026 itu terus ia lontarkan, bahkan dengan ancaman pensiun jika tidak ada perubahan signifikan. Nah, komentar yang berulang inilah yang akhirnya memancing reaksi Martin Brundle.
Mantan pembalap F1 itu seolah sudah capak mendengar rekaman yang sama diputar berulang. Brundle secara blak-blakan menyarankan si pembalap Belanda itu untuk memilih: wujudkan ancamannya, atau lebih baik diam.
Artikel Terkait
Bos Aprilia Peringatkan Timnya Jangan Lengah Meski Puncaki Klasemen MotoGP
Persija Bertekad Hentikan Tren 5 Laga Tak Terkalahkan Bhayangkara di Lampung
PSM Makassar dan Persis Solo Bermain Imbang 1-1 di Stadion B.J Habibie
John Herdman Main Bola di Pantai Mandalika Usai Tugas FIFA Series