Persijap Jepara Siap Jadi Perusak Pesta Persib Bandung di Laga Pamungkas Super League

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:30 WIB
Persijap Jepara Siap Jadi Perusak Pesta Persib Bandung di Laga Pamungkas Super League

Pertemuan antara Persib Bandung dan Persijap Jepara pada pekan pamungkas Super League 2025/2026 bukanlah sekadar laga penentuan gelar juara. Di balik tensi perebutan trofi, duel ini menyimpan sejarah rivalitas yang selalu diwarnai gol dan drama. Dari tiga pertemuan resmi sebelumnya, total sepuluh gol telah tercipta, meninggalkan luka yang sama dalamnya bagi kedua kubu.

Kini, ketika Persib berada di ambang pengukuhan sebagai kampiun, Persijap justru menjelma menjadi ancaman serius. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu pernah menaklukkan Maung Bandung pada putaran pertama musim ini. Mereka berpotensi kembali menjadi perusak pesta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).

Persijap Jepara tercatat sebagai tim pertama yang mampu menjatuhkan Persib Bandung di Super League musim ini. Kekalahan itu terjadi pada 18 Agustus 2025, saat Laskar Kalinyamat menang 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini. Dua gol kemenangan Persijap dicetak oleh Carlos Franca pada menit ke-68 dan Abdallah Sudi di masa injury time menit 90 3. Persib hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat penalti Uilliam Barros pada menit 90 2.

Hasil pahit itu kembali menghantui Persib menjelang laga penutup musim di GBLA. Terlebih, Persijap baru saja sukses merusak peluang Borneo FC dalam perebutan gelar setelah menahan imbang Pesut Etam di pekan ke-33. Catatan ini membuat duel akhir pekan nanti diprediksi berlangsung sengit.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa timnya belum memenangkan apa pun meskipun berada di posisi terdepan. Ia meminta semua pihak untuk tidak terburu-buru merayakan gelar juara.

“Itu sepenuhnya omong kosong, kita belum memenangkan apa pun. Jika Anda terus-menerus menunjukkan ini (soal pesta juara), Anda akan memotivasi lawan dan pemain kami akan kehilangan fokus. Jadi, berhentilah membicarakan semua hal tentang konvoi,” kata Hodak.

Pelatih asal Kroasia itu menilai Persijap akan datang dengan motivasi besar untuk merusak pesta Persib di hadapan Bobotoh. “Pemain harus siap 100 persen karena Persijap adalah tim yang bagus. Mereka bermain baik melawan Borneo FC, mereka memiliki beberapa hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir, jadi mereka pasti berbahaya. Mereka satu tim yang bisa mengalahkan kami,” sebut Hodak.

Peringatan Hodak bukan tanpa alasan. Musim ini, Arema FC menjadi satu-satunya tim yang berhasil membawa pulang poin dari GBLA tanpa kebobolan, saat menahan imbang Persib 0-0 di depan ribuan Bobotoh. Kini, Persijap dinilai berpotensi menciptakan kejutan serupa apabila Persib gagal mengendalikan tekanan di laga penutup musim.

Sementara itu, pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, memastikan timnya datang ke Bandung dengan persiapan matang. “Persiapan kita jalani dengan bagus. Dua laga terakhir kita melawan Borneo FC dan Persib. Kita akan terapkan cara bermain yang sama (seperti laga lawan Borneo FC) untuk laga lawan Persib besok. Kita akan mencoba untuk mendapatkan hasil yang bagus,” kata Mario Lemos pada sesi konferensi pers pra-pertandingan, Jumat (22/5).

Pelatih asal Portugal itu menyadari Persib merupakan tim terbaik di kompetisi musim ini. Namun, ia ingin anak asuhnya tetap tampil percaya diri dan disiplin. “Kita akan bermain melawan tim terbaik di kompetisi saat ini. Kita harus bisa main tanpa tekanan, bisa memberikan hiburan untuk penonton. Saya pikir kita harus tampil sebagai tim Persijap yang kompak, disiplin, karena Persib punya banyak pemain berkualitas. Kita harus fokus ke tim kita sendiri untuk melakukan yang terbaik,” tegasnya. Mario Lemos juga menyebut atmosfer GBLA dipastikan semakin semarak dengan kehadiran ribuan Bobotoh yang ingin menyaksikan Persib mengangkat trofi juara.

Berdasarkan catatan pertemuan, Persib Bandung dan Persijap Jepara baru bertemu tiga kali dalam kompetisi resmi. Hasilnya cukup seimbang dengan masing-masing tim meraih satu kemenangan dan satu laga berakhir imbang. Pada Super League 2025/2026, Persijap menang 2-1. Sementara itu, di ajang ISL 2014, Persib menang telak 5-0 dan satu laga lainnya berakhir imbang 1-1.

Catatan tersebut membuat duel di GBLA diprediksi berlangsung sengit. Persib berburu gelar juara, sementara Persijap datang membawa ambisi menciptakan kejutan besar di laga terakhir musim ini.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar