RC Lens Akhiri Puasa Gelar 120 Tahun Usai Taklukkan Nice di Final Coupe de France

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:00 WIB
RC Lens Akhiri Puasa Gelar 120 Tahun Usai Taklukkan Nice di Final Coupe de France

Liga Perancis musim 2025/2026 resmi ditutup dengan kemenangan bersejarah. RC Lens berhasil menaklukkan Nice dengan skor 3-1 pada partai puncak Coupe de France yang digelar di Stade de France, Sabtu (23/5/2026) dinihari WITA. Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah karena mengantarkan Lens meraih trofi Coupe de France untuk pertama kalinya dalam 120 tahun perjalanan klub.

Bintang lapangan dalam laga final ini adalah Florian Thauvin. Mantan pemain tim nasional Prancis itu membuka keunggulan Lens melalui penyelesaian klinis pada menit ke-25. Tak hanya mencetak gol, Thauvin juga menjadi kreator gol kedua. Ia memberikan assist dari sepak pojok yang disundul oleh Odsonne Édouard tepat sebelum turun minum.

Namun, Nice tidak tinggal diam. Tim berjuluk Les Aiglons itu berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Djibril Coulibaly pada masa injury time babak pertama. Skor berubah menjadi 2-1, dan pertandingan pun semakin sengit. Meski demikian, Lens tetap memegang kendali permainan hingga akhir laga.

Pada menit ke-78, Abdallah Sima yang masuk sebagai pemain pengganti memastikan kemenangan Lens. Gol ketiga ini sekaligus mengubur harapan Nice untuk menyamakan kedudukan dan memastikan trofi Coupe de France menjadi milik Lens.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian yang luar biasa bagi klub asal utara Perancis tersebut. Dalam sejarahnya yang panjang, Lens belum pernah sekalipun mengangkat trofi Coupe de France. Gelar ini juga menjadi trofi besar pertama bagi mereka sejak menjuarai Coupe de la Ligue pada tahun 1999. Musim 2025/2026 memang menjadi musim yang manis bagi Lens. Selain menjuarai Coupe de France, mereka juga finis sebagai runner-up Ligue 1 di bawah Paris Saint-Germain.

Sementara itu, nasib berbeda dialami oleh Nice. Kekalahan di partai final menambah panjang daftar kekecewaan mereka di musim ini. Beberapa hari sebelumnya, Nice harus puas finis di posisi ke-16 klasemen Ligue 1. Kini, mereka harus menghadapi babak play-off degradasi melawan Saint-Étienne demi mempertahankan status di kasta tertinggi sepak bola Perancis.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar