Pekan depan, masyarakat Indonesia akan menikmati rangkaian libur panjang seiring dengan perayaan tiga hari besar nasional, yakni Idul Adha, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila. Momen ini menjadi peluang bagi banyak keluarga untuk bepergian dan berkumpul bersama orang terdekat.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, periode libur panjang dimulai pada Rabu dan Kamis, 27–28 Mei 2026, yang ditetapkan sebagai libur nasional dan cuti bersama Idul Adha 1447 Hijriah. Selanjutnya, Jumat, 29 Mei 2026, menjadi hari kerja biasa namun berada di antara libur Idul Adha dan akhir pekan, sehingga dikenal sebagai hari kejepit nasional. Meskipun bukan tanggal merah, hari tersebut dapat dimanfaatkan dengan mengajukan cuti tahunan.
Setelah itu, libur akhir pekan jatuh pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kemudian, Minggu, 31 Mei 2026, ditetapkan sebagai libur nasional dalam rangka Hari Raya Waisak 2570 BE. Rangkaian libur ditutup pada Senin, 1 Juni 2026, yang juga merupakan libur nasional memperingati Hari Lahir Pancasila.
Dengan mengambil satu hari cuti tahunan pada Jumat, 29 Mei 2026, masyarakat dapat menikmati libur selama enam hari berturut-turut. Rinciannya meliputi libur Idul Adha pada Rabu dan Kamis, cuti tahunan pada Jumat, libur akhir pekan pada Sabtu, serta libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila pada Minggu dan Senin.
Sementara itu, menyambut lonjakan penumpang pada periode libur panjang, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menambah jadwal perjalanan Whoosh pada dua tanggal spesifik, yaitu 26 Mei dan 1 Juni 2026. Penjualan tiket untuk jadwal tambahan ini telah dibuka sejak 20 Mei 2026.
Dalam keterangan resminya, pihak KCIC menyebutkan bahwa keberangkatan terakhir pada kedua tanggal tersebut diperpanjang hingga pukul 22.25. Jadwal tambahan ini mencakup perjalanan dari Stasiun Halim menuju Tegalluar Summarecon, maupun sebaliknya, dengan beberapa kali pemberhentian di Karawang dan Padalarang.
Tidak hanya itu, KCIC juga menyediakan jadwal integrasi tambahan antara Whoosh dan Kereta Api (KA) Feeder untuk rute Padalarang–Bandung. Layanan ini memudahkan penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan menuju pusat Kota Bandung setelah tiba di Stasiun Padalarang.
Dengan adanya tambahan jadwal ini, diharapkan mobilitas masyarakat selama libur panjang dapat berjalan lebih lancar dan nyaman, terutama bagi mereka yang hendak bepergian ke kawasan Jawa Barat menggunakan moda transportasi kereta cepat.
Artikel Terkait
Perjalanan Kereta di Stasiun Pasar Senen Kembali Normal Usai Evakuasi Lokomotif Anjlok
Iran Tegaskan Tak Cari Konsesi dari AS, Hanya Tuntut Pencabutan Sanksi
Perajin Tempe di Bogor Kembangkan Usaha Berkat KUR BRI, Produksi Capai Tiga Ton per Bulan
Peserta Rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 Wajib Unggah Pakta Integritas Sebelum Pengumuman Akhir