Iran Tegaskan Tak Cari Konsesi dari AS, Hanya Tuntut Pencabutan Sanksi

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:40 WIB
Iran Tegaskan Tak Cari Konsesi dari AS, Hanya Tuntut Pencabutan Sanksi

Iran menegaskan tidak akan meminta konsesi apa pun dari Amerika Serikat dalam negosiasi tidak langsung yang tengah berlangsung alot dengan mediasi Pakistan. Teheran hanya menginginkan pemulihan hak-haknya dan pencabutan seluruh sanksi yang dijatuhkan Washington selama puluhan tahun.

Pernyataan tegas itu disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada Jumat (22/5) waktu setempat. Baghaei menekankan bahwa Iran tidak sedang mencari kelonggaran dari AS, melainkan memperjuangkan apa yang menjadi haknya sebagai sebuah negara berdaulat.

"Kami tidak menginginkan konsesi apa pun dari Amerika Serikat; kami hanya memperjuangkan hak-hak kami," ujar Baghaei dalam pernyataannya yang dikutip oleh Tasnim News Agency dan dilansir Anadolu Agency, Sabtu (23/5/2026).

Baghaei menambahkan bahwa Iran menuntut diakhirinya apa yang ia sebut sebagai tindak kriminal Amerika terhadap rakyat Iran. Ia secara spesifik mendesak agar sanksi-sanksi dicabut dan aset-aset Iran yang dibekukan segera dicairkan serta dikembalikan kepada negara.

"Sanksi-sanksi harus dicabut, aset-aset Iran yang dibekukan harus dicairkan dan dibuat tersedia untuk negara," cetusnya.

Dalam pernyataannya, Baghaei juga mengingatkan bahwa Iran telah menghadapi sanksi selama lima dekade terakhir. Ia menyebut sanksi tersebut sebagai "sanksi-sanksi yang melumpuhkan", sebagaimana diakui oleh AS sendiri.

Menurut Baghaei, sanksi-sanksi itu dijatuhkan dengan berbagai dalih, terutama yang berkaitan dengan klaim AS mengenai ancaman nuklir Iran. Namun, ia dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

"Tidak ada ancaman nuklir dari Iran terhadap aktor mana pun di kawasan atau dunia," tegasnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar