Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bajoe Diprediksi Puncak 26 Mei, ASDP Siapkan Ekstra Trip

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:00 WIB
Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bajoe Diprediksi Puncak 26 Mei, ASDP Siapkan Ekstra Trip

Aktivitas di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, mulai menunjukkan peningkatan. Lonjakan jumlah penumpang diperkirakan mencapai puncaknya pada 26 Mei mendatang, atau sehari sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe, Anom Sedayu, mengungkapkan bahwa kepadatan mulai terasa setelah penjualan tiket dibuka kembali pasca pengalihan lintasan ke Siwa. Menurutnya, operasional lintasan Bajoe–Kolaka kini berjalan secara bertahap seiring rampungnya perbaikan dermaga dan kesiapan armada kapal yang tersedia.

Dari total sembilan kapal yang dimiliki, baru lima unit yang siap beroperasi. Jumlah perjalanan kapal per hari pun masih menyesuaikan dengan kondisi armada yang ada. Meskipun lonjakan penumpang saat Idul Adha biasanya tidak sebesar saat Idul Fitri, pihak pelabuhan tetap menyiapkan langkah antisipasi.

“Kami memperkirakan puncak kepadatan penumpang akan terjadi pada 26 Mei 2026 atau sehari sebelum Hari Raya Idul Adha. Meski biasanya lonjakan penumpang tidak sebesar Idul Fitri, pihak pelabuhan tetap melakukan langkah antisipasi. Kami tetap siaga karena ada potensi lonjakan penumpang akibat perpindahan dari lintasan sementara sebelumnya,” jelas Anom.

Untuk mengurai kepadatan apabila terjadi lonjakan, ASDP menyiapkan skema ekstra trip atau penambahan jadwal pelayaran. “Tambahan yang memungkinkan saat ini berupa ekstra trip, karena kapal yang siap operasi masih lima unit,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang penumpang bernama Co’tang mengaku bersyukur jalur Bajoe–Kolaka kembali dibuka. Menurutnya, jalur ini mempermudah perjalanan masyarakat dibandingkan harus melewati lintasan lain. “Sekarang lebih dekat dan cepat. Memang ramai, tapi ini sangat membantu,” ungkapnya.

Ia berharap frekuensi pelayaran dapat ditambah agar antrean kendaraan, khususnya truk pengangkut barang, tidak semakin panjang. “Truk sudah antre sejak pagi. Mudah-mudahan trip kapal bisa ditambah supaya distribusi barang tidak terlambat,” tandasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar