Arus Mudik di Tol Cipali Meningkat 16,8%, Diskon 30% Berlaku

- Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15 WIB
Arus Mudik di Tol Cipali Meningkat 16,8%, Diskon 30% Berlaku

Sudah mulai terasa, riak arus mudik di Tol Cikopo-Palimanan. Sejak dini hari, lalu lintas kian padat. Kendaraan yang memadati ruas jalan ini didominasi oleh minibus, mengisi jalur dari arah Cikopo menuju Cirebon.

Menurut data yang dirilis Astra Tol Cipali, tercatat sekitar 24 ribu kendaraan melintas dalam rentang waktu tengah malam hingga pukul sembilan pagi. Angka ini tak main-main meningkat signifikan, sekitar 16,8 persen, dibandingkan hari sebelumnya.

Ardam Rafif Trisilo, selaku Dept Head Sustainability Management & Corporate Communications, membeberkan fakta itu. Dari arah berlawanan, arus menuju Jakarta terpantau lebih sepi, hanya sekitar 7 ribu kendaraan.

“Masyarakat bisa memanfaatkan momentum diskon ini untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal,” ujar Ardam.

Ya, diskon tarif 30% memang sudah berlaku sejak Minggu dini hari tadi. Kebijakan ini akan berlangsung hingga besok malam, khusus untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama ke Kalikangkung di Semarang. Secara total, peningkatan volume lalu lintas di ruas Cipali mencapai 8,1 persen.

Di sisi lain, ada imbauan penting untuk para pemudik. Aturlah waktu perjalanan sebaik mungkin. Jika lelah atau mengantuk, segera singgah ke rest area. Tapi, usahakan istirahat tak lebih dari 30 menit. Biar ada giliran untuk pengguna lain yang juga butuh jeda.

Ada tips menarik lainnya. Pengendara bisa memanfaatkan fasilitas di luar tol dengan keluar lewat gerbang terdekat, lalu masuk kembali. Tenang, tak akan ada biaya tambahan. Soalnya, sistem transaksi di Tol Trans Jawa ini menggunakan skema tertutup. Jadi, silakan saja kalau butuh cari angin atau keperluan mendesak di luar.

Suasana mudik tahun ini terlihat bergerak lebih cepat. Jalanan mulai ramai, dan antusiasme terasa di udara. Yang jelas, persiapan dan kewaspadaan selama di perjalanan tetap jadi kunci utama.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar