Masa depan penyerang andalan Borneo FC Samarinda, Mariano Peralta, mulai menjadi tanda tanya besar jelang berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Pemain asal Argentina itu memberikan kode perpisahan yang cukup jelas melalui unggahan emosional di media sosial pribadinya, tepat sebelum laga terakhir musim ini melawan Malut United.
Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi liar di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola nasional. Dua klub besar, Persija Jakarta dan Persib Bandung, disebut-sebut sebagai pihak yang paling serius memantau situasi striker berusia 28 tahun itu.
Borneo FC sendiri masih memiliki satu laga krusial yang akan digelar di Stadion Segiri, Sabtu (23/5) pukul 16.00 WIB. Tim berjuluk Pesut Etam itu masih menyimpan asa merebut gelar juara, dengan syarat harus menang atas Malut United dan Persib Bandung terpeleset saat menghadapi Persijap Jepara.
Melalui akun Instagram pribadinya, Mariano Peralta mengungkapkan rasa bangga atas perjalanan timnya musim ini. Ia menegaskan bahwa pencapaian yang diraih bukanlah hasil kebetulan, melainkan buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh elemen tim sepanjang musim.
“Musim yang fantastis akan segera berakhir. Apa yang terjadi di dalam lapangan bukanlah suatu kebetulan. Tidak ada satu pun yang terjadi secara kebetulan. Bekerja setiap hari bersama teman dan saudara bukanlah hal yang sering terjadi, dan musim ini merupakan pengecualian,” tulis Peralta di akun Instagram pribadinya.
Ucapan tersebut langsung ditafsirkan oleh banyak pihak sebagai isyarat perpisahan sang pemain dengan Borneo FC. Dalam unggahannya, Peralta juga menggambarkan betapa eratnya hubungan yang terjalin di antara para pemain sepanjang musim ini. Menurutnya, keberhasilan tim menjaga performa di papan atas klasemen lahir dari kerja keras, disiplin, dan pengorbanan bersama setiap hari.
“Anda bisa membayangkan cara kerja Anda, tetapi hanya kami yang terlibat dalam pekerjaan sehari-hari yang mengetahui realitanya. Terima kasih atas dukungan kalian semua sepanjang musim ini,” tutup Peralta.
Performa Mariano Peralta sepanjang musim memang sulit untuk diabaikan. Hingga pekan ke-33 Super League 2025/2026, pemain berusia 28 tahun itu telah mengoleksi 18 gol dari 33 pertandingan. Ketajamannya juga terlihat dalam beberapa laga terakhir, di mana ia sukses mencetak gol saat menghadapi Persita Tangerang dan Bali United, meskipun gagal membobol gawang Persijap Jepara. Kontribusi besar Peralta menjadi salah satu faktor utama yang membuat Borneo FC tetap bersaing dalam perebutan gelar juara hingga pekan terakhir.
Menjelang dibukanya bursa transfer, rumor kepindahan Peralta semakin menguat. Ketika dikonfirmasi, Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, belum mau memberikan jawaban pasti. “Itu belum bisa kami jawab. Kami masih fokus dengan kompetisi saat ini,” ujar Dandri. Ia juga meminta publik untuk bersabar menunggu perkembangan resmi dari petinggi klub. “Nanti mungkin akan mendengar kabar langsung dari bos, Nabil Husein,” lanjutnya.
Di sisi lain, nama Peralta mulai dikaitkan dengan Persib Bandung dan Persija Jakarta. Akun sepak bola Indonesia menyebut bahwa Peralta masuk dalam radar beberapa klub elite Super League. “Tiga pemain ini (Bruno Moreira, Mariano Peralta, dan Moussa Sidibe) masuk radar Persib Bandung dan Dewa United untuk musim depan,” tulis sebuah akun pengamat transfer. Sementara itu, akun lain juga membocorkan adanya rumor ketertarikan Persija terhadap sang pemain.
“Mariano Peralta dirumorkan akan merapat ke tim ibu kota Persija musim depan. Peralta memang menjadi buruan klub-klub elite Super League, bahkan ia sempat dikabarkan akan ke Persib pada bursa transfer paro musim lalu,” tulis akun tersebut.
Dengan performa impresif dan statusnya sebagai salah satu kandidat pemain terbaik musim ini, Mariano Peralta diprediksi akan menjadi salah satu nama paling panas di bursa transfer Super League 2026/2027.
Artikel Terkait
Persib Bandung dan Borneo FC Berebut Gelar, Madura United dan Persis Solo Bertahan Hidup di Laga Pamungkas Super League
Persijap Jepara Siap Jadi Perusak Pesta Persib Bandung di Laga Pamungkas Super League
Veda Ega Pratama Kukuh di Lima Besar Moto3 2026, Ungguli Dua Pembalap yang Sudah Menang
Persis Solo vs Madura United Berebut Tiket Terakhir Bertahan di Super League, Laga Pamungkas Penuh Drama