Kasus penipuan wedding organizer yang melibatkan Ayu Puspita kembali mencuat. Polisi kini membeberkan salah satu modus andalannya, yang ternyata sederhana namun efektif: memanfaatkan promo jasa pernikahan.
Promo itu diumbar ke calon pengantin, janjinya menggiurkan. Harganya jauh lebih murah dari pasaran.
Sayangnya, itu cuma jebakan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Sukahar, mengonfirmasi hal ini. "Ya, promo-promo itu juga merupakan salah satu modus tersangka," ujarnya, Selasa lalu.
Menurut penjelasannya, Ayu menawarkan harga yang sangat terjangkau. Tapi pada praktiknya, janji manis itu tak pernah direalisasikan. "Memberikan promo dengan harga lebih murah. Pada kenyataannya tidak terlaksana," tegas Onkoseno.
Artikel Terkait
Warga Korea Dideportasi dari Bali Usai Bongkar Garis Pembatas Lahan
Saksi Kunci di Sidang Korupsi Chromebook Klaim Lupa, Jaksa Sampai Angkat Tangan
Fiona Bantah Kuat: Pejabat Tak Takut pada Stafsus di Sidang Korupsi Chromebook
Pramono Anung Siap Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Banjir Jakarta