Kondisi para korbannya beragam. Ada yang tanggal pernikahannya sudah di depan mata, ada juga yang masih punya waktu cukup lama. Namun, satu hal yang sama: mereka semua sudah mengeluarkan uang. "Ada yang sudah memasuki tanggalnya, ada yang belum. Tapi yang jelas sudah memberikan uangnya," ungkapnya.
Mengulik Peran Pelaku
Lantas, apa peran Ayu Puspita dalam skema ini? Polisi menyebutnya sebagai otak pengorganisir. Dialah yang merancang dan mengendalikan semuanya.
"Ya A selaku pemilik, dia yang mengorganisir semuanya," kata Kompol Onkoseno.
Di sisi lain, tersangka lain yang berinisial D punya peran tersendiri. Tugasnya adalah mendekati korban, membujuk mereka untuk menambah jumlah uang muka atau DP. Begitulah mereka bekerja.
Artikel Terkait
Kapolri Pastikan Penyidikan Kasus Penyiran Andrie Yunus Berlanjut Usai Perintah Presiden
Kreator Konten Malaysia Aisar Khaled Berpotensi Rayakan Lebaran di Indonesia
Aipda Yanrus Pake, Polisi yang Dirikan Panti Asuhan dan Sekolah Gratis di Sumba, Diusulkan Raih Hoegeng Awards
Kapolri Lepas 4.009 Pemudik Gratis, Tekankan Keselamatan Perjalanan