Dapur MBG di Sungai Sengkuang, Sanggau, mendadak sepi. Operasinya dihentikan sementara, dan penyebabnya ternyata soal urusan duit tepatnya, sistem gaji yang bikin ribut antara sang kepala dan para pegawainya.
Menurut sejumlah saksi, keributan ini sudah memanas sejak pekan lalu. Intinya, banyak relawan dan karyawan yang mengeluh belum dibayar, atau nominalnya tak sesuai. Gara-gara itulah, Badan Gizi Nasional akhirnya turun tangan.
Lewat surat bernomor 963/D.TWS/03/2026 yang dikeluarkan tanggal 15 Maret, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kapuas Sungai Sengkuang itu resmi dihentikan. Surat itu menegaskan, aktivitas di sana baru bisa berjalan lagi setelah investigasi selesai dan manajemennya dinyatakan sudah beres.
Agus Kurniawi, Koordinator Program MBG Regional Kalbar, membenarkan hal ini.
“Operasional dapur SPPG Sungai Sengkuang dihentikan sementara sampai proses pemeriksaan selesai dan manajemen organisasi di lokasi tersebut dinyatakan kembali sesuai ketentuan program MBG,” jelas Agus.
Pemicu penghentian ini adalah laporan dari Kepala SPPG setempat sendiri pada 14 Maret. Laporan itu menyoroti masalah manajemen dan dugaan provokasi dari beberapa relawan terkait pembayaran gaji rapel yang katanya dibayarkan bersamaan dengan distribusi menu MBG. Situasinya jadi makin keruh.
Di sisi lain, para pegawai merasa dipojokkan. Susana Herpena, Ketua Satgas Percepatan MBG Sanggau yang juga Wakil Bupati, mengaku didatangi langsung oleh sekitar dua puluh orang karyawan yang protes.
“Sabtu kemarin saya didatangi sekitar 20-an orang karyawan yang mengaku belum digaji atau gajinya tidak sesuai. Mereka sempat ditantang oleh Kepala SPPG, kalau mau melapor silakan lapor ke Ketua Satgas,” ujar Susana.
Nah, tantangan itulah yang akhirnya mereka ambil. Mereka datang, melapor, dan kini dapur yang seharusnya menyuplai gizi bagi masyarakat itu terpaksa berhenti beroperasi. Sementara menunggu hasil pemeriksaan, yang jelas, urusan perut para pegawainya sendiri justru jadi masalah pertama yang harus diselesaikan.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi