Polisi Periksa Baju Meleleh dan Helm Pelaku dalam Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

- Selasa, 17 Maret 2026 | 11:45 WIB
Polisi Periksa Baju Meleleh dan Helm Pelaku dalam Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, sang Wakil Koordinator KontraS, masih terus diselidiki polisi. Yang bikin merinding, baju yang dikenakannya saat kejadian dilaporkan sampai meleleh akibat cairan kimia itu. Sungguh kejadian yang mengerikan.

Malam itu, Kamis (12 Maret 2026, suasana di kawasan Senen, Jakarta Pusat, berubah jadi mencekam. Aksi keji itu ternyata didalangi empat orang. Menurut penyelidikan sementara, mereka sudah mengincar dan mengikuti pergeraan Andrie sebelum akhirnya menyerang.

Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan momen nahas itu. Andrie yang sedang mengendarai motor tiba-tiba disiram. Seketika, dia kepanasan, motornya oleng dan terjatuh di pinggir jalan. Teriakan histerisnya memecah kesibukan malam.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, memaparkan perkembangan terbaru. Timnya sudah selesai olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti kunci.

“Kami melakukan pengiriman sampel baju dan helm milik korban ke Puslabfor Bareskrim Polri,” ujar Reynold, Selasa (17/3/2026).

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar