Sebanyak tujuh korban dilaporkan dalam insiden pengeroyokan oleh oknum TNI terhadap relawan, di mana dua di antaranya masih dirawat di rumah sakit.
Baca Juga: Breakingnews! 6 Orang Tewas karena Kecelakaan Maut di Tol Japek di Malam Tahun Baru 2024
"Ini cerita rakyat yang harusnya bisa diingatkan. Siapapun tidak boleh mengatasnamakan apapun dengan semena-mena. Kami akan urus itu," katanya.
Meskipun ada memar dan gigi yang tanggal, Ganjar memastikan bahwa tidak ada luka fatal pada korban. Organ vital seperti otak dan tulang relatif dalam kondisi baik.
"Hasil pemeriksaan dokter membaik. Bagus. Tidak ada gegar otak. Tulangnya bagus. Terus kemudian otaknya juga baguss hanya memar-memar saja. Satu patah gigi, itu kondisinya," kata dia.
Kolonel Inf Richard Harison, Kapendam IV/Dipenogoro, menyampaikan keterangan mengenai peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi secara spontan karena adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak.
Prajurit yang terganggu oleh suara bising motor memberikan teguran agar kedua orang tersebut tertib berlalu-lintas tanpa memain-mainkan gas sepeda motornya. Hal ini menjadi pemicu terjadinya cekcok.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pojokbaca.id
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir