jelas pihak perusahaan mengenai proyek ambisius ini.
Melihat peluang itu, Dedi Mulyadi lantas memberi masukan. Dia menawarkan SMKN 1 Karawang untuk membuka jurusan logistik atau kelautan. Dengan begitu, lulusannya punya bekal keahlian yang langsung dibutuhkan pasar tepatnya oleh PT CBL.
Di sisi lain, terkait prioritas perekrutan, Dedi berseloroh namun tegas. Dia bilang akan mengutamakan warga Jawa Barat.
"Ini kebijakan Gubernur. Setiap ada perusahaan baru di Jabar harus MoU dengan Pemprov Jabar, maka perekrutan tenaga kerja diutamakan warga sekitar,"
ungkapnya.
Terakhir, ada skema magang yang digaungkan. Rencananya, siswa SMK di sekitar lokasi pabrik akan menjalani pra-kerja selama tiga bulan di pabrik terdekat.
Dedi berharap, dengan program ini, lulusan SMK bisa langsung terserap.
"Begitu lulus, jadi calon karyawan tanpa seleksi, langsung kerja,"
tandasnya menutup pembicaraan.
Janjinya jelas. Tinggal eksekusinya yang ditunggu. Apakah ini akan jadi solusi atau sekadar angin segar sesaat, hanya waktu yang bisa menjawab.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor
Niat Main ke Tetangga, Bocah 4 Tahun Tewas dalam Karung Putih
Wagub Sulbar Salim S Mengga Wafat, Pemimpin Rendah Hati yang Baru Setahun Bertugas
Dedi Mulyadi Murka, Pedagang Es Gabus Viral Ketahuan Bohong Soal Kontrakan