Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman, membenarkan hal ini. Prioritasnya diberikan kepada keluarga yang kehilangan anggota, kehilangan rumah, atau yang rumahnya berada di zona merah longsor.
Jelas Herman, seperti dikutip Kompas.com.
Bantuan tunai itu diharapkan bisa membuat warga segera mencari kontrakan yang layak, tidak bergantung selamanya di posko pengungsian. Meski begitu, Herman menegaskan bahwa kebutuhan pengungsi yang masih bertahan di posko akan tetap dipenuhi.
Tambahnnya.
Sementara itu, jumlah pengungsi terus bertambah. Ade Zakir, selaku Incident Commander bencana, menyebut angka pengungsi telah melampaui 900 orang. Kondisi inilah yang mendorong Gubernur Dedi Mulyadi tak hanya turun tangan menangani dampak fisik bencana, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berduka bersama dan mendoakan para korban.
Artikel Terkait
Linggis Mana Linggis!: Teriakan Gubernur di Tengah Reruntuhan Longsor Cisarua
Longsor Cisarua: Gubernur Soroti Eksploitasi Alam sebagai Pemicu Bencana
Longsor Cisarua Tewaskan Empat Marinir, 19 Personel Masih Dicari
Korban Terseret 200 Meter, Sopir Angkot Kabur di Tengah Hujan Deras Puncak