Longsor Cisarua, Dedi Mulyadi Ajak Warga Jabar Salat Gaib dan Salurkan Santunan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi langsung lokasi longsor di Pasirlangu, Cisarua, Minggu lalu. Pemandangan di sana suram. Material tanah dan bebatuan mengalir deras, menimbun apa saja di depannya. Hingga Senin (26/1), data yang masuk ke Pos DVI cukup mencengangkan: sudah 39 kantong jenazah diterima.
Dari jumlah itu, tim Disaster Victim Identification baru berhasil mengidentifikasi 20 jenazah. Namun, situasinya masih jauh dari kata selesai. Lebih dari seratus warga lainnya dilaporkan hilang dan diduga kuat masih tertimbun di bawah longsoran.
Merespon duka yang mendalam ini, Dedi Mulyadi mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk mengirim doa. Ia mengimbau dilaksanakannya salat gaib, baik secara berjamaah maupun sendiri-sendiri, untuk korban yang telah ditemukan maupun yang masih dicari.
Ucapannya itu dikutip dari Tribun Video.
Di sisi lain, bantuan konkret juga mulai disalurkan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan santunan sebesar Rp 10 juta untuk setiap keluarga korban. Uang itu ditujukan untuk kebutuhan dasar dan tempat tinggal sementara, khususnya bagi mereka yang terpaksa mengungsi.
Artikel Terkait
Linggis Mana Linggis!: Teriakan Gubernur di Tengah Reruntuhan Longsor Cisarua
Longsor Cisarua: Gubernur Soroti Eksploitasi Alam sebagai Pemicu Bencana
Longsor Cisarua Tewaskan Empat Marinir, 19 Personel Masih Dicari
Korban Terseret 200 Meter, Sopir Angkot Kabur di Tengah Hujan Deras Puncak