Wilayah udara Qatar, yang sempat ditutup total menyusul serangan rudal dan drone Iran, mulai dibuka sebagian. Kabar ini datang dari otoritas penerbangan sipil setempat, Sabtu (7/3/2026) lalu. Penutupan sebelumnya merupakan respons atas eskalasi konflik antara Iran dengan AS dan Israel.
Dalam pernyataannya, Otoritas Penerbangan Sipil Qatar menjelaskan, navigasi udara kini beroperasi lewat rute-rute darurat dengan kapasitas yang sangat terbatas.
“Fase awal ini hanya mencakup sejumlah penerbangan terbatas,” begitu bunyi keterangan resmi mereka.
“Penerbangan tersebut khusus untuk evakuasi penumpang yang terlantar dan juga untuk operasi kargo udara.”
Artikel Terkait
Herdman Hadapi Kekosongan Skuad, Buka Peluang Pemain Muda di FIFA Series
Serangan Udara Guncang Teheran, Iran Balas ke Tel Aviv
Sinar Mas Wakafkan 2.000 Mushaf Alquran ke Dewan Masjid Indonesia
Polisi Ungkap Modus Baru Penipuan via Stiker QR Code di Jaksel