IDXChannel – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) baru saja mengumumkan rencana pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Nilainya? USD123,90 juta. Atau kalau dikonversi ke rupiah, sekitar Rp2,14 triliun dengan kurs Rp17.277 per dolar AS. Per sahamnya, investor bakal kebagian Rp49,44.
Sepanjang 2025, PGEO mencatat pendapatan USD432,73 juta. Laba bersihnya mencapai USD137,67 juta. Sementara EBITDA naik tipis, 1,94 persen secara tahunan, jadi USD330,35 juta. Marginnya cukup mentereng, di angka 76,34 persen.
Angka-angka itu, menurut manajemen, mencerminkan fundamental keuangan yang sehat. Lebih dari itu, ini juga memperkuat posisi perusahaan buat ekspansi ke depan. Lumayan kan?
Di sisi lain, performa positif ini disebut-sebut sebagai hasil dari strategi bisnis berkelanjutan yang dijalankan PGEO. Mereka punya target ambisius: kapasitas 1 gigawatt (GW) pada 2028, dan 1,8 GW pada 2034. Untuk sampai ke sana, sekarang mereka lagi fokus ke proyek-proyek quick win. Maksudnya? Investasi strategis yang bisa langsung nambah kapasitas terpasang dan produksi panas bumi. Sekalian, kata mereka, memperkuat kinerja keuangan secara berkelanjutan.
Nah, buat kamu yang pegang saham PGEO, catat jadwal berikut ini:
- Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 30 April 2026.
- Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 4 Mei 2026.
- Cum dividen di pasar tunai: 5 Mei 2026.
- Ex dividen di pasar tunai: 6 Mei 2026.
- Daftar pemegang saham (DPS) yang berhak: 5 Mei 2026.
- Pembayaran dividen: 22 Mei 2026.
Jadi, pastikan kamu masuk daftar sebelum tanggal itu, ya. Lumayan buat tambahan jajan.
Artikel Terkait
Bursa Asia Terpuruk, Harga Minyak Melonjak Akibat Serangan AS ke Iran
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.744, Mayoritas Sektor Tertekan
Harga Emas Antam Kembali Turun, Buyback Terkoreksi Rp40.000 per Gram
Tempo Scan Bagikan Dividen Rp676,48 Miliar untuk Tahun Buku 2025