Jakarta - Ribuan bibit pohon mangrove kini mulai ditanam di pesisir Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Bukan sekadar seremoni, ini bagian dari upaya nyata menjaga lingkungan sekaligus mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir. Lokasinya cukup strategis, tepat di kawasan padat penduduk yang selama ini rentan abrasi.
Lurah Marunda, Vicktor Hotma Parulian, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan cuma soal menanam pohon. Lebih dari itu, ada banyak manfaat yang bisa dipetik. Mulai dari mencegah abrasi, memperbaiki kualitas lingkungan, sampai menyediakan tempat tinggal bagi berbagai biota laut.
“Menjaga ekosistem pesisir sangat penting dan upaya menanam mangrove memiliki banyak manfaat,” ujarnya di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Menurut Viktor, inisiatif semacam ini sangat positif. Ia berharap dampaknya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Bukan hanya untuk alam, tapi juga untuk masyarakat sekitar.
“Ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam,” ucap dia.
Viktor menambahkan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pupuk Indonesia. Jadi, ini bukan kerja individu, melainkan gotong royong lintas sektor. Ia menekankan bahwa pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim di pesisir butuh dukungan banyak pihak.
“Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama Pupuk Indonesia sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir,” sambungnya.
Suasana di lokasi penanaman cukup ramai. Warga sekitar ikut turun tangan, ada yang membawa cangkul, ada juga yang sibuk menyiram bibit. Anak-anak pun terlihat antusias, meski mungkin mereka belum paham betul soal perubahan iklim. Tapi setidaknya, mereka belajar bahwa menanam pohon itu penting.
Di sisi lain, tantangan tetap ada. Kawasan pesisir seperti Marunda kerap menghadapi masalah abrasi dan rob. Namun begitu, langkah kecil seperti ini diharapkan bisa menjadi awal yang baik. Siapa tahu, beberapa tahun lagi, hutan mangrove di sana bisa tumbuh lebat dan menjadi benteng alami.
Artikel Terkait
Dari Iseng Saat Pandemi, Kopi Toejoean Raup Omzet Puluhan Juta Berkat Binaan BRI
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Filipina, Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami dan BMKG Deteksi Gelombang di Indonesia
BMKG Konfirmasi Tsunami Setinggi 0,19 Meter Terdeteksi di Tiga Wilayah Usai Gempa M 7,7 di Filipina
Malaikat Tahu Manusia Akan Rusak dan Tumpahkan Darah Sebelum Adam Diciptakan, Ini Penjelasan Ulama Tafsir