Pantai Teluk Labuan di Pandeglang, Banten, kini berubah pemandangan. Bukan hamparan pasir yang menyambut, melainkan tumpukan kayu dan sampah yang berserakan. Yang menarik, kayu-kayu itu diduga bukan berasal dari wilayah sekitar.
Seorang pedagang setempat, Mu'minah, mengaku sudah beberapa hari melihat kiriman sampah yang tak diundang itu. "Datangnya dari kemarin-kemarin," ujarnya, Selasa lalu. Ia mendengar kabar kalau kayu itu mungkin berasal dari Aceh, meski tak bisa memastikan.
Kondisi itu jelas mengganggu. Lapak para pedagang tertutup, sehingga mereka kesulitan berjualan. "Pasti terganggu ya," keluh Mu'minah. Tamu-tamu pun risi melihat keadaan yang tidak sedap dipandang itu. Meski begitu, beberapa pedagang lain masih nekat membuka dagangan.
Mu'minah dan warga lain sempat mencoba membersihkan sendiri. Tapi itu tak cukup. Harapannya sederhana: ada pihak berwenang yang turun tangan. "Pengennya ada yang ngebersihin, biar kita jualan nggak terus-terusan terganggu," imbuhnya.
Masalahnya tak cuma di darat. Di laut, para nelayan juga merasakan dampaknya.
Artikel Terkait
Kartu Merah VAR untuk Kelly Picu Kekalahan Juventus di Liga Champions
Inisiator Papua Connection Kecam Serangan KKB terhadap Guru dan Tenaga Kesehatan sebagai Teror Kemanusiaan
Atalanta Balikkan Agregat, Hajar Dortmund 4-1 untuk Lolos ke 16 Besar Liga Champions
Polisi Tangerang Bantu Bocah Pemulung yang Jual Gambar untuk Bertahan Hidup