Ribuan Ikan Mati Mendadak di Saluran Irigasi Karawang, Warga Berbondong Ambil Ikan Hanyut

- Selasa, 02 Juni 2026 | 14:50 WIB
Ribuan Ikan Mati Mendadak di Saluran Irigasi Karawang, Warga Berbondong Ambil Ikan Hanyut

Ribuan ikan ditemukan mati mengambang di sepanjang aliran irigasi Leuweung Seureuh–CKM–Johar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (2/6/2026). Peristiwa itu langsung menyedot perhatian warga yang berdatangan ke lokasi untuk mengambil ikan yang hanyut terbawa arus.

Pantauan di aliran Irigasi KW5 Johar menunjukkan ratusan warga memenuhi bantaran saluran sejak pagi hari. Mereka membawa jaring, serokan, hingga ember untuk mengumpulkan ikan yang mengapung di permukaan air. Sebagian besar ikan yang berhasil diangkat sudah dalam kondisi mati, namun warga tetap memanfaatkan momen tersebut untuk mengumpulkan ribuan ekor ikan.

Seorang warga bernama Gudel (45) mengaku datang sejak dini hari setelah mendapat informasi tentang banyaknya ikan yang mengambang di saluran irigasi. “Saya dari subuh sudah di sini. Awalnya dikasih tahu ada ikan banyak mengapung. Pas datang ternyata memang banyak sekali, jadi langsung ikut nyerok,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurut Gudel, kematian massal ikan itu diduga berkaitan dengan pencemaran limbah yang masuk ke aliran irigasi. Dugaan tersebut muncul karena kondisi air saat kejadian dinilai berbeda dibandingkan biasanya. “Bau airnya agak beda. Kalau kondisi air normal biasanya ikan tidak sampai mati sebanyak ini. Kami berharap segera dicek supaya ketahuan penyebab pastinya,” katanya.

Gudel mengaku khawatir jika dugaan pencemaran benar terjadi. Pasalnya, aliran irigasi tersebut selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, termasuk kebutuhan pertanian. “Kalau memang ada pencemaran, jangan sampai dibiarkan. Takutnya berpengaruh ke sawah atau warga yang masih pakai air ini,” ucapnya.

Sementara itu, peristiwa ini kini menjadi perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait. Tim gabungan Satgas Citarum Harum Sektor 10 bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan. Petugas mengecek kondisi air dan menelusuri aliran irigasi guna mencari sumber masalah yang menyebabkan ribuan ikan mati secara mendadak.

Selain mengambil sampel air, tim juga memantau sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi awal pencemaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah terdapat limbah yang masuk ke saluran irigasi. Hingga kini, penyebab pasti kematian massal ikan di irigasi Leuweung Seureuh–CKM–Johar masih dalam penyelidikan. Warga berharap hasil pemeriksaan segera diketahui agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar