Perempuan di Bekasi Bayar Rp139 Juta untuk Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Mantan Suami WNA Korea

- Selasa, 02 Juni 2026 | 14:30 WIB
Perempuan di Bekasi Bayar Rp139 Juta untuk Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Mantan Suami WNA Korea

Seorang perempuan berinisial SJ nekat menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa mantan suaminya, BS, warga negara Korea Selatan, di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Tersangka eksekutor berinisial HW disebut menerima imbalan hingga ratusan juta rupiah untuk menjalankan aksi tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni mengungkapkan bahwa SJ telah mentransfer sejumlah uang kepada HW secara bertahap dengan total pembayaran mencapai Rp139 juta. “Dari hasil penyidikan juga diketahui bahwa tersangka SJ memberikan sejumlah uang kepada tersangka HW untuk melaksanakan pembunuhan terhadap korban,” ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Menurut Sumarni, HW mengaku tergiur oleh besaran uang yang dijanjikan SJ sehingga bersedia menerima tawaran tersebut. Alasan ekonomi dan kebutuhan finansial menjadi latar belakang keputusannya. Sebelum mengeksekusi korban di kediamannya, HW beberapa kali melakukan pemantauan terhadap aktivitas BS.

“Adapun tersangka HW mengaku menerima tawaran tersebut karena alasan ekonomi dan kebutuhan finansial,” imbuh Sumarni.

HW diamankan aparat di tempat kerjanya yang berada di wilayah Kota Bekasi. Dalam pemeriksaan, ia mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap BS atas perintah SJ. Peristiwa berdarah itu, berdasarkan pengakuan HW, telah direncanakan sejak akhir tahun 2025.

Pada hari kejadian, HW mendatangi rumah korban dengan mengenakan pakaian dan perlengkapan yang telah disiapkan untuk menyamarkan identitasnya. Saat memasuki rumah, korban yang sedang berada di ruang makan sempat melihat keberadaan pelaku dan menegurnya. Namun, dalam waktu singkat, HW langsung menyerang dengan menusuk perut kiri korban menggunakan pisau secara berulang kali.

Setelah itu, pelaku menghantam bagian belakang kepala korban menggunakan alat pemberat hingga BS tewas di lokasi. Korban ditemukan oleh putrinya pada Rabu (27/5) dalam kondisi bersimbah darah.

Sementara itu, polisi mengungkap motif di balik pembunuhan sadis ini. SJ, yang merupakan mantan istri korban, didalangi oleh rasa sakit hati yang telah lama terpendam. “Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, penyidik menemukan bahwa motif tersangka SJ diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati dan konflik yang telah berlangsung lama dengan korban,” jelas Sumarni.

Di sisi lain, penyidik juga mendapati adanya motif lain, yakni keinginan SJ untuk menguasai harta milik BS. Hal inilah yang mendorongnya untuk menyewa seorang pembunuh bayaran guna melancarkan aksinya. “Selain itu, tersangka juga diduga memiliki keinginan untuk menguasai harta milik korban,” imbuh Sumarni.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar