Meila Akhirnya Pulang Setelah Dibawa Paksa Mantan Pacar ke Sumsel

- Rabu, 22 Juli 2026 | 05:06 WIB
Meila Akhirnya Pulang Setelah Dibawa Paksa Mantan Pacar ke Sumsel

Meila Nurpadilah (23), perempuan asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya kembali ke rumah setelah sempat dibawa paksa oleh mantan pacarnya. Ia dilaporkan hilang sejak Minggu (12/7) dan pulang pada Selasa (21/7).

Kepulangan Meila dipastikan oleh adiknya, Silma, yang mengatakan kakaknya telah berkumpul kembali dengan keluarga. Hal ini sekaligus mengakhiri penantian panjang keluarga yang terus mencari keberadaan Meila.

"Alhamdulillah kakak saya sudah pulang," ujar Silma kepada wartawan di rumahnya, Selasa (21/7).

Meila tiba di rumah sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, Silma belum menjelaskan secara rinci bagaimana kakaknya bisa kembali.

"Terima kasih untuk pihak-pihak yang sudah membantu keluarga kami dalam menemukan. Terima kasih juga untuk para pihak yang sudah membantu dalam proses pencarian," ucapnya.

Harap Proses Hukum Tetap Berjalan

Meski Meila telah pulang, keluarga berharap proses hukum terhadap mantan pacarnya, Reza (23), tetap berlanjut. Reza sebelumnya dilaporkan diduga membawa korban.

Menurut Silma, penegakan hukum penting agar kejadian serupa tidak menimpa perempuan lain. "Kalau memang bisa ditangkap, ditangkap aja," tegasnya.

Silma mengatakan, alasan keluarga tetap mendorong proses hukum adalah sebagai bentuk pencegahan. "Supaya menghindari kejadian terjadi lagi seperti itu," pungkasnya.

Dijemput Keluarga di Leuwipanjang

Polisi mengungkapkan Meila sempat dibawa oleh terduga pelaku ke Baturaja, Sumatera Selatan. Setelah kasus ini ramai, terduga pelaku dan keluarganya mengantarkan Meila pulang.

Perjalanan dilakukan melalui jalur darat ke Bekasi, lalu dilanjutkan ke Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, sebagai titik pertemuan. Meila kemudian dijemput keluarganya.

Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi, mengatakan kepulangan Meila telah dipastikan pada Selasa (21/7). "Hari ini sudah terkonfirmasi bahwa yang selama ini dicari sama kita, yang diduga dibawa sama mantan pacarnya, telah kembali. Alhamdulillah dengan kondisi selamat, mungkin ada sedikit trauma selama satu minggu ini," ujarnya.

Selama proses pencarian, polisi terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kepolisian di wilayah lain hingga perangkat desa tempat terduga pelaku berada. "Sampai akhirnya dari pihak kami juga, terutama Pak RT di sana mengimbau untuk dipulangkan," katanya.

Terkendala Ongkos

Polisi mengungkap alasan Meila tidak langsung dipulangkan meski Reza disebut telah berniat mengembalikannya. Berdasarkan keterangan dari Meila, sebenarnya ada keinginan dari pihak Reza untuk mengantarkan korban pulang.

"Tadi sudah disampaikan juga sama Mei bahwa betul niat untuk dipulangkan," kata Fakhmi. Namun, niat itu tidak segera terwujud karena Reza tidak memiliki biaya perjalanan pulang ke Bandung. "Namun terkendala karena ongkos, jadi menunggu beberapa waktu. Setelah ada ongkos, kemudian dikonfirmasi," ungkapnya.

Setelah biaya tersedia, Meila diberangkatkan ke Bandung bersama Reza dan ibu Reza. Rombongan berangkat dari Bekasi menuju Terminal Leuwipanjang. "Hari ini alhamdulillah kita kembali ke keluarganya," ujar Fakhmi.

Cerita Meila

Meila menceritakan pengalamannya setelah dibawa paksa ke Baturaja. Menurutnya, ia sempat akan dipulangkan pada hari pertama, namun rencana itu urung karena terduga pelaku ketakutan setelah kasus menjadi perhatian publik.

Meila dibawa ke Baturaja melalui jalur darat menggunakan bus, menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni. "Naik bus," ujarnya saat ditanya moda transportasi.

Setibanya di rumah keluarga terduga pelaku, Meila mengaku diperlakukan dengan baik. Namun, ia tetap ingin pulang. "Baik sebenarnya perilakunya," katanya.

Menurut Meila, awalnya Reza berniat memulangkannya pada hari yang sama. Namun, situasi berubah setelah informasi pencariannya menyebar. "Kan aku tadinya mau langsung dibalikin sore. Nah, karena enggak enak di situ ramai, kan. Nah, sejak itu ketakutan gitu, dia ketakutan," ungkapnya.

Setelah kasus ramai, Reza justru semakin enggan berpisah. Beberapa kali ia menyampaikan keinginan agar Meila tetap tinggal bersamanya. "Dia enggak mau jauh dari saya. Dia gitu, 'udah jadi milik saya aja'," tutur Meila.

Hubungan asmara mereka sebenarnya telah berakhir, namun Reza masih terus mengejar dan menghubunginya. "Dia masih sering ngejar-ngejar, dia yang ngejar-ngejar," katanya.

Meila juga mengaku sempat mendengar ucapan Reza yang siap menghadapi konsekuensi hukum demi tetap bersamanya. "Saya bakal lapor polisi, dia bilang, 'Saya udah siap apa pun risikonya, asal kamu sama saya'," ujar Meila menirukan.

Selain itu, Meila mendapat pesan dari ibu Reza sebelum dipulangkan. Pesan itu disampaikan setelah Ketua RT mengabari soal pencarian Meila. "Pas dapat kabar dari Pak RT itu, 'Nanti Mei kalau misalnya ditanya-tanya sama polisi, bilang aja Mei yang mau ikut, datang ke sini jalan-jalan'," ucap Meila.

Kini Meila telah kembali ke keluarganya di Kabupaten Bandung Barat. Polsek Cililin masih mendalami keterangan korban untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags