Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi gerak cepat. Ia baru saja memerintahkan Satpol PP dan Dinas ESDM untuk segera meninjau langsung lokasi tambang di Margaasih, Kabupaten Bandung. Titiknya di Kampung Cikuya, Desa Lagadar. Alasannya jelas: kekhawatiran serius akan potensi bencana di area tersebut.
Ini bukan kali pertama Dedi menyorot persoalan pertambangan. Tapi, sorotan kali ini punya nada yang lebih mendesak. Ia tak mau tragedi longsor atau bencana serupa, seperti yang pernah terjadi di tempat lain, terulang lagi di sini. Itulah mengapa perintah pengecekan lapangan ia keluarkan tanpa banyak basa-basi.
"Saya sudah terima informasi itu. Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, sudah saya minta agar mereka segera turun lapangan langsung,"
ucap Dedi, seperti dikutip dari Tribun Jabar.
Bagi Dedi, urusannya bukan cuma soal ada atau tidaknya izin. Legalitas, kata dia, bukan segalanya. Yang lebih penting adalah dampaknya terhadap keselamatan warga dan lingkungan sekitar.
"Andaikata kegiatan tersebut mengantongi izin (legal), tetapi dalam kajiannya memiliki potensi dampak bencana bagi lingkungan sekitar, saya tetap meminta untuk dihentikan,"
tegasnya, mengutip Kompas.com. Sikapnya jelas: tidak ada kompromi untuk aktivitas yang dinilai membahayakan.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Soroti Prestasi Jabar: Investasi Tertinggi RI, Lampaui Jakarta
Guru SD di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Sudah Berlangsung Sejak Tahun Lalu
Smartwatch Berdetak, Harapan Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat di Bulusaraung Masih Menyala
Keluarga Co-pilot ATR 42-500 Berharap pada Detak Smartwatch dan Permohonan kepada Presiden