Kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC di Stadion Segiri, Sabtu malam lalu, jelas pukulan berat untuk Persebaya Surabaya. Laga pekan ke-25 Super League 2025-2026 itu berakhir dengan kepala tertunduk bagi skuad Bajul Ijo. Suasana Samarinda malam itu benar-benar tak bersahabat.
Menanggapi hasil minor tersebut, pelatih Bernardo Tavares tak banyak berkelit. Ia langsung menegaskan bakal ada evaluasi total. "Kami harus bedah taktik, lihat ulang semua aspek permainan," tekadnya. Tujuannya satu: hasil memalukan seperti ini jangan sampai terulang lagi.
Menurut sejumlah saksi, Tavares mengakui dengan jujur keunggulan lawan. Borneo FC dinilainya jauh lebih efektif. Setiap peluang yang mereka dapat, hampir selalu berbuah gol.
Ucap Tavares seperti dilansir dari klub. Ada nada frustasi, tapi juga tekad untuk memperbaiki.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Resmikan 218 Jembatan Pascabencana di Sumatera
KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif sebagai Tersangka Baru Kasus Pemerasan
BNI Bagikan Dividen Rp13,03 Triliun dan Rencanakan Buyback Saham
Korban Tewas Konflik Iran Capai 1.255 Jiwa, Termasuk 168 Anak di Sekolah Dasar