BEIRUT Warga Kota Debel, Lebanon, punya sikap tegas. Mereka menolak patung Yesus Kristus pengganti yang diberikan militer Israel. Sebelumnya, seorang tentara Zionis menghancurkan patung Yesus di kota itu. Aksi itu langsung memicu kecaman dari berbagai penjuru dunia.
Menurut laporan portal berita Israel, Walla, warga kota itu kompak. Mereka menolak mentah-mentah patung pengganti tersebut. Gak ada tawar-menawar.
“Warga tidak tertarik dengan patung dari mereka, yang telah melukai perasaan mereka, dalam tindakan yang membuat marah jutaan umat Kristen seluruh dunia,” tulis Walla, dikutip Jumat (24/4/2026).
Nah, di sisi lain, patung Yesus yang dirusak itu akhirnya diganti. Tapi bukan dari Israel. Melainkan pemberian pasukan penjaga perdamaian PBB, UNIFIL, yang berasal dari Italia. Patung penggantinya mirip banget dengan yang dulu dihancurkan tentara Zionis. Warga setempat dan pendeta yang memasangnya, tepat di lokasi patung lama. Suasana haru sempat terasa, kata beberapa saksi.
Walla juga sempat memperlihatkan perbandingan. Ada patung yang ditawarkan tentara Israel, dan ada yang dibawa dari Italia. Bentuknya jelas berbeda.
Sebelumnya, video seorang tentara Israel menghancurkan patung Yesus pakai palu sempat viral di media sosial. Kecaman pun mengalir deras, bahkan dari Amerika Serikat. Pelaku, bersama tentara lain yang merekam kejadian itu, akhirnya dihukum. Hukumannya kurungan 30 hari dan ditarik dari tugas lapangan. Lumayan berat, tapi publik masih banyak yang merasa belum cukup.
Artikel Terkait
Wall Street Melemah di Tengah Eskalasi Ketegangan AS-Iran, Meski Laporan Keuangan Perusahaan Positif
Trump Ingin Putin Hadir di KTT G20 Miami, AS Klaim Sudah Kirim Undangan
Menlu Sugiono Buka Suara soal Isu Akses Penerbangan AS: Masih Pembahasan Awal, Belum Ada Keputusan
Kemenperin Dorong Industri Kemasan Nasional Beralih ke Material Ramah Lingkungan di Tengah Gejolak Geopolitik