HARIAN , JAKARTA – Masa depan Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Voli Korea sedang di ujung tanduk. Fase krusial ini datang meski namanya masih masuk radar beberapa klub ternama. Tapi, ada satu hal yang bikin semua pihak ragu: riwayat cedera lututnya. Bayangan itu masih mengintai jelang musim V-League Korea 2026-2027.
Akibatnya, peluang Mega untuk kembali ke Daejeon JungKwanJang Red Sparks klub lamanya pun ikut terancam. Padahal, dua musim terakhir dia tampil luar biasa. Bisa dibilang, dia adalah salah satu pemain asing paling berpengaruh di sana. Performanya benar-benar bikin decak kagum.
Nah, situasinya jadi makin seru. Bukan cuma Red Sparks yang berharap, klub seperti AI Peppers juga ikut memantau. Masa depan sang opposite hitter ini jadi semakin menarik untuk diikuti. Menurut sejumlah saksi, beberapa klub V-League bahkan sudah mengunci pemain Asia mereka lebih awal. Otomatis, pilihan buat Mega jadi makin sempit.
Contohnya, Pink Spiders sudah bawa Jahstice Yauchi. IBK Altos dapat Miwako Osanai. Klub-klub lain macam Expressway Hi-Pass dan GS Caltex juga kabarnya fokus ke target yang berbeda. Akhirnya, yang tersisa cuma tiga kandidat kuat: Hyundai Hillstate, Red Sparks, dan AI Peppers.
Laporan dari Sport Chosun menyebut, Hyundai Hillstate adalah yang paling serius. Mereka sudah membuka negosiasi. Rupanya, mereka lagi cari pengganti Yauchi yang pindah ke Pink Spiders.
Tapi, keraguan masih ada. Kekhawatiran itu jelas terasa dari pihak klub.
“Kekhawatiran terbesar Hillstate adalah apakah ia bisa menunjukkan kemampuan ofensif yang ia tunjukkan selama membela Red Sparks ke partai final 2024-2025 setelah mengalami cedera lutut,” tulis Sport Chosun.
Meski begitu, kubu Megawati nggak mau pesimis. Mereka tetap optimis dengan proses pemulihan yang sedang berjalan.
“Walau pihak Megawati Hangestri yakin bahwa dia akan berada dalam kondisi prima saat bergabung pada Oktober 2026 nanti, mereka juga melakukan diversifikasi negosiasi dengan tim lain selain Hillstate,” lanjut laporan tersebut.
Riwayat Cedera yang Mengganggu
Nama Megawati melambung setelah dua musim konsisten, 2023-2024 dan 2024-2025. Dia bahkan bisa bersaing di tengah dominasi pemain top dari Amerika, Eropa, sampai Afrika. Tapi, jalan ceritanya sempat terputus. Cedera lutut tahun lalu memaksanya pulang ke Indonesia dan memperkuat Jakarta Pertamina Enduro di Proliga.
Sekarang, kondisi fisiknya memang membaik. Tapi bayang-bayang cedera itu masih jadi tantangan sendiri. Pelatih Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, bilang pemulihan Mega berjalan positif. Hanya saja, faktor mental belum sepenuhnya pulih.
“Kondisi Mega bagus, masyaallah. Tingkat nyeri yang dirasakannya sekarang rendah,” ujar Karslioglu di GOR Jatidiri, Semarang, Jumat (17/4/2026).
“Kondisinya bagus, tetapi terkadang di pikirannya masih ada rasa takut. Kami punya dua fisioterapis dan sekarang pemulihannya dimulai.”
Dia nggak ragu bilang kalau Megawati adalah aset penting. Bukan cuma buat klub, tapi juga buat voli Indonesia ke depannya.
Tak Harus Sepaket dengan Yeum
Rencana kembali ke Korea Selatan makin matang. Media Korea, Yonhap News Agency, ngasih kabar kalau Mega bahkan pertimbangkan prosedur artroskopi setelah Proliga. Tujuannya jelas: memastikan lututnya benar-benar siap tempur.
Langkah ini diambil biar dia bisa tampil maksimal pas musim baru mulai Oktober 2026 nanti.
“Selama dua tahun bermain di Korea, Mega telah menerima banyak cinta. Ia merasa liga ini lebih kompetitif daripada liga mana pun serta dirinya pun telah berkembang.”
“Sepertinya dia memutuskan untuk kembali ke V-League karena yakin bisa menunjukkan performa seperti dulu,” kata agennya.
Sebelumnya, sempat beredar kabar Mega akan kembali main bareng setter andalan Korea Selatan, Yeum Hye-seon. Tapi peluang itu sekarang nggak mutlak lagi. Soalnya, Yeum udah perpanjang kontraknya sama Red Sparks.
Di sisi lain, Mega tetap buka peluang buat tanda tangan kontrak mandiri. Meski nggak satu tim dengan mantan rekan setimnya itu.
Dengan dinamika kayak gini, peluang Red Sparks buat dapetin Megawati lagi semakin kecil. Kalau negosiasi sama Hillstate atau AI Peppers berhasil, besar kemungkinan Mega akan buka lembaran baru. Perjalanan kariernya mungkin akan berlanjut di tempat lain.
Artikel Terkait
Persebaya Hadapi Malut United Tanpa Empat Pilar Utama Senilai Rp20 Miliar
Persebaya Hadapi Malut United dengan Empat Pilar Inti Absen
Penembakan di Piramida Teotihuacan Tewaskan Turis, Soroti Tantangan Keamanan Jelang Piala Dunia 2026
PSM Makassar Hadapi Persik di Laga Krusial untuk Hindari Zona Degradasi