Yaman Serang Target Sensitif di Tel Aviv, Bandara Ben Gurion Lumpuh

- Selasa, 09 Juni 2026 | 00:15 WIB
Yaman Serang Target Sensitif di Tel Aviv, Bandara Ben Gurion Lumpuh

Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan keberhasilan mereka dalam menghantam sejumlah target sensitif di Tel Aviv menggunakan serangkaian rudal pada Senin, 8 Juni 2026 waktu setempat. Serangan ini memaksa otoritas Zionis menghentikan seluruh aktivitas penerbangan di Bandara Ben Gurion, sebuah langkah yang menunjukkan dampak langsung dari operasi militer tersebut.

Menyusul serangan rudal itu, Yaman secara resmi memberlakukan larangan total navigasi bagi armada Zionis Israel di kawasan Laut Merah. Pemerintah Yaman memperingatkan bahwa setiap pergerakan Israel di perairan tersebut kini akan diperlakukan sebagai target militer yang sah.

Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, menyatakan bahwa operasi ini merupakan balasan langsung atas agresi Amerika Serikat dan Zionis terhadap poros perlawanan di Gaza, Lebanon, Iran, Irak, dan Yaman sendiri. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa militer Yaman tidak akan tinggal diam melihat blokade zalim dan kejahatan kemanusiaan yang terus berlangsung.

"Angkatan Bersenjata Yaman telah meluncurkan serangkaian rudal yang menargetkan sasaran-sasaran sensitif milik musuh Israel di wilayah Jaffa yang diduduki, dan dengan karunia Allah, target-target tersebut berhasil dicapai dengan sukses," ungkap Yahya Saree.

Lebih lanjut, ia menolak keras proyek pembentukan 'Israel Raya' dan menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan operasi militer. "Kami mengumumkan larangan navigasi maritim secara penuh dan total bagi musuh Israel di Laut Merah. Kami menegaskan akan menghadapi eskalasi dengan eskalasi, dan operasi militer kami akan terus meningkat demi mengimbangi pertempuran," tegasnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar