Gemercik air terdengar jelas di Musala Dusun Suka Mulia. Tiga orang lelaki berbaju koko sedang mengambil wudu. Di samping mereka, sebuah toren air berwarna oranye menjulang dengan tulisan "Negara Hadir untuk Rakyat". Adegan sederhana ini punya makna yang dalam bagi warga Aceh Tamiang.
Hampir dua bulan lalu, banjir melanda. Saat itu, air bersih adalah barang langka yang diperebutkan. Kini, berkat kerja keras yang tak kenal lelah, titik-titik air mulai bermunculan kembali. Upaya ini adalah hasil gotong royong antara personel TNI, relawan, dan warga setempat.
Di Desa Tangsi Lama, salah satu sumur bor telah berdiri. Ini hanyalah satu dari puluhan titik yang dibangun oleh TNI AD Kodam Iskandar Muda melalui program "TNI AD Manunggal Air". Mereka tak hanya mengebor sumur, tapi juga membangun kamar mandi dan toilet untuk melengkapi sarana sanitasi yang rusak.
Hingga Selasa lalu, puluhan titik air sudah beroperasi. Kehadirannya langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Beribu terima kasih dari warga kami kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran TNI Angkatan Darat yang telah memberikan sumur bor ini,” ucap Anang, pengurus TPA Al-Falah di Desa Banai.
Artikel Terkait
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir Tahun
Desa Adat Pallawa: Menyaksikan Transformasi dari Tradisi Kelam ke Warisan Budaya Toraja
PD Parkir Makassar Tegaskan Tarif Resmi Tak Naik Meski Ada Video Viral Jukir Minta Rp10 Ribu
Gunung Tambora Naik Status Jadi Waspada, Aktivitas Gempa Vulkanik Meningkat