Kepala BGN Bantah Isu Dana Program MBG di Aceh Belum Cair, Sebut Pencairan Bertahap

- Selasa, 09 Juni 2026 | 01:30 WIB
Kepala BGN Bantah Isu Dana Program MBG di Aceh Belum Cair, Sebut Pencairan Bertahap

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Nanik S. Deyang, membantah keras kabar yang menyebutkan tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aceh menghentikan operasional akibat dana program belum cair. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak akurat dan pencairan dana telah dilakukan secara bertahap.

Menurut Nanik, proses pencairan dana operasional untuk seluruh SPPG sudah dimulai sejak pekan lalu dan terus berlanjut hingga Senin, 8 Juni 2026. Ia menyebutkan bahwa sebagian dari informasi yang beredar merupakan hoaks, sementara sebagian lainnya tidak mencerminkan kondisi di lapangan.

"Ada bagian dari hoaks, ada bagian dari... semua sudah dicairkan dari mulai Jumat," ujar Nanik usai menghadiri pelantikan di Istana Negara, Senin (8/6/2026).

Nanik menjelaskan bahwa dana operasional untuk ribuan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah terdaftar dalam sistem sudah disalurkan. Dengan demikian, kegiatan pelayanan tetap dapat berjalan tanpa hambatan berarti.

"Yang 27.877 tadi itu loh, sudah masuk, sudah operasional," katanya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pencairan dana dilakukan secara bertahap sehingga tidak seluruhnya masuk pada waktu yang bersamaan. Namun, Nanik menekankan bahwa hal tersebut semata-mata berkaitan dengan mekanisme administrasi, bukan indikasi adanya persoalan mendasar dalam pendanaan program.

"Memang ada beberapa yang Jumat itu sudah dicairkan, yang Senin ini juga dicairkan," ujarnya.

Berdasarkan laporan yang diterima BGN pada hari yang sama, sejumlah pencairan dana masih terus diproses untuk mendukung operasional layanan MBG di berbagai daerah. Nanik memastikan bahwa tidak ada masalah serius terkait pendanaan maupun operasional dapur MBG di Aceh.

"Tadi kalau enggak salah kami dapat laporan, dicairkan hari ini," kata Nanik.

Ia menegaskan bahwa isu yang beredar lebih disebabkan oleh kendala teknis dalam proses pencairan, bukan karena kegagalan sistem pendanaan. "Jadi tidak ada masalah, ini masalah teknis saja," tandas Nanik.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar