Polisi Ungkap Pelaku Mutilasi di Depok, Korban Sempat Dilaporkan Hilang

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB
Polisi Ungkap Pelaku Mutilasi di Depok, Korban Sempat Dilaporkan Hilang

Polisi akhirnya mengungkap identitas pelaku mutilasi yang mayatnya ditemukan dalam karung di Pancoran Mas, Kota Depok. Korban diketahui bernama Kunaefi, warga Cipayung, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh istrinya.

Karung berisi jasad termutilasi itu sebenarnya sudah berada di Tanah Merah sejak 24 Juli 2026. Namun, warga mengira itu hanya sampah dan tidak menghiraukannya. Keesokan harinya, istri korban melaporkan suaminya yang tak kunjung pulang ke Polres Metro Depok.

"Sehari kemudian, 25 Juli 2026, istri korban melaporkan suaminya yang tidak kunjung pulang sebagai orang hilang ke Polres Metro Depok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Jasad korban baru ditemukan warga pada Selasa, 4 Agustus 2026, setelah mereka membakar karung yang diduga berisi sampah. Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi, yang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Tim Inafis Polres Metro Depok.

"Berbekal hasil identifikasi korban, laporan orang hilang, keterangan para saksi, serta rangkaian penyelidikan, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap identitas pelaku dan mengamankannya di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten," jelas Budi.

Pelaku Kenalan di Medsos

Pelaku bernama Saepul alias SA (26). Ia mengenal korban melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di Cipayung pada 23 Juli 2026. Pertemuan itu berujung cekcok, dan Saepul membunuh korban dengan senjata tajam.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha, membungkusnya dengan plastik hitam dan karung, lalu membuangnya di Tanah Merah. "Sedangkan potongan kedua kaki dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas," lanjut Budi.

Penangkapan pelaku dibenarkan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin. Ia menyebut pelaku ditangkap pukul 04.15 WIB di Pandeglang, Banten. "Saat ini masih kami kembangkan," kata Iman.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags