Upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketahanan sosial masyarakat terus digencarkan di wilayah Sumatra Selatan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menyosialisasikan layanan call center Polri 110 kepada warga setempat, sebuah kanal pengaduan yang diharapkan dapat diakses dengan mudah saat terjadi gangguan atau situasi darurat.
"Kami mengimbau seluruh warga agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun situasi darurat lainnya, karena keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus kita jaga melalui sinergi dan kepedulian," ujar Kasat Binmas Polres Lubuklinggau, AKP Nyoman Sutrisno, dalam keterangannya, Senin, 8 Juni 2026.
Sosialisasi itu dilakukan melalui pendekatan humanis yang berakar pada kearifan lokal, yakni lewat Program Sambang Kopi Keliling atau Bang Kopling. Program yang digelar Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Lubuklinggau di Terminal Kalimantan, Kota Lubuklinggau, pada hari yang sama, merupakan implementasi dari konsep Polri Presisi yang mengedepankan dialog, edukasi, dan partisipasi aktif masyarakat.
Dalam forum santai yang dikemas dengan suasana kebersamaan, kepolisian berupaya hadir lebih dekat dengan warga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menyerap aspirasi dan mendengar langsung persoalan sosial, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Mengusung tema “Ngopi Bersama Masyarakat Linggau Juara, Santai Semakin Dekat dengan Polisi”, kegiatan tersebut melibatkan masyarakat umum, pelaku usaha lokal, pengemudi angkutan umum, serta berbagai elemen warga yang beraktivitas di kawasan terminal. Program ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan stabilitas keamanan sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kegiatan Bang Kopling menjadi ruang komunikasi yang sangat efektif untuk mendengar aspirasi masyarakat secara langsung,” ujar Nyoman.
Pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan lingkungan. Langkah ini juga diyakini dapat mencegah munculnya berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Sementara itu, Kabid Hukas Polda Sumatra Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa program berbasis kedekatan sosial seperti Bang Kopling merupakan bentuk nyata transformasi pelayanan Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menambahkan, Polri berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat melalui penguatan stabilitas keamanan, ketahanan sosial, dan pelayanan publik yang lebih responsif.
"Program Bang Kopling menunjukkan Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi mitra masyarakat yang siap mendengar, melayani, dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan,” ujar Nandang.
Artikel Terkait
Satpol PP Karawang Segel Tempat Hiburan Malam Terkait Dugaan Pesta Gay dan Pelanggaran Izin
Ketua Parsadaan Toga Sihite Desak Pemerintah Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Usai Dua Pejabat BGN Ditangkap KPK
I.League Umumkan Hasil Evaluasi Stadion 18 Klub Peserta Super League 2026/27
Sidang Suap Impor: Pejabat Bea Cukai Akui Kenal Bos Blueray Cargo Lewat Pegawai BPK