Menanti Kabar di Pelabuhan, Istri Sopir Tronton Cemas Suaminya Tak Ada di Manifes Kapal Terbakar

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:42 WIB
Menanti Kabar di Pelabuhan, Istri Sopir Tronton Cemas Suaminya Tak Ada di Manifes Kapal Terbakar

Devi, seorang perempuan asal Gresik, duduk termenung di ruang tunggu Pelabuhan Tanjung Perak. Sesekali ia menatap layar ponselnya dengan gelisah. Tak lama kemudian, ia tampak terisak, wajahnya tertutup masker putih.

Suaminya, Deni Tristiawan (35), adalah salah satu penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8). Hari itu, Deni bertolak mengendarai truk tronton bermuatan besi dan koil, rute yang sebenarnya jarang ia tempuh.

"Kerjaannya sopir tronton. Memang enggak biasa ke arah sana, baru kali ini," ujar Devi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (2/8).

Deni berangkat naik KM Mutiara Sentosa 2 pada Sabtu (1/8) malam. Saat perjalanan pada Minggu (2/8) sekitar pukul 07.00 WIB, ia sempat menelepon istrinya. Sejak itu, tidak ada komunikasi lagi antara Devi dan suaminya.

"Jam 07.00 pagi aku telepon, terus balik telepon lagi. Terus habis itu tak hubungi lagi enggak bisa. Sampai sekarang belum terhubung," ucapnya.

Hingga pada pukul 12.00 WIB siang, saat Devi membuka akun TikTok-nya, ia mendapat kabar bahwa kapal yang ditumpangi suaminya terbakar.

"Mengetahui kabarnya dari TikTok, saya lihat di live TikTok. Soalnya enggak ada yang ngabari. Sekitar jam setengah 12-an," kata Devi.

Begitu tahu, Devi langsung bergerak mencari kejelasan. Ia mendatangi garasi tempat suaminya bekerja hingga akhirnya diarahkan ke Pelabuhan Tanjung Perak.

Kepanikan Devi semakin memuncak ketika memeriksa daftar manifes penumpang resmi di posko. Nama sang suami ternyata tidak tercantum dalam data petugas.

"Nggak ada (di manifes) nama Deni Tristiawan umur 35. Sama yang lain juga, teman-temannya korban, tadi saya tanya di depan nggak ada katanya, belum ada," ucap dia.

Menurut Devi, suaminya tidak berangkat sendirian ke Sulawesi. Ada rombongan armada lain yang turut berangkat bersama-sama.

"Sendirian (di mobil), sama temannya (di armada lain), tapi enggak bawa kernet. Rombongan ada lima kendaraan, ada yang bawa istri juga, tapi enggak bawa anak," katanya.

Empat kapal yang mengevakuasi penumpang KM Mutiara Sentosa 2 akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Kapal itu membawa 250 orang. Lima orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan 227 orang berhasil diselamatkan, sisanya belum diketahui.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags