Shin Tae-yong akan membawa serta tim kepelatihannya yang pernah mendampinginya di Timnas Indonesia ke Persija Jakarta, sebuah langkah yang dipastikan akan memperkuat aroma skuad Garuda di dalam tubuh Macan Kemayoran. Pelatih asal Korea Selatan itu resmi diperkenalkan sebagai pelatih anyar Persija di Stadion JIS, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026, dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
Shin mengungkapkan bahwa tim kepelatihannya telah memiliki chemistry yang terbentuk sejak lama. Oleh karena itu, ia berencana memboyong staf-staf yang sebelumnya mendampinginya di Timnas Indonesia ke Persija.
"Untuk asisten pelatih, pelatih-pelatih yang para wartawan juga mengenal pastinya karena sebelumnya ada di Timnas juga bersama saya," ujar Shin di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Sementara itu, Presiden Persija Jakarta Mohamad Prapanca memberikan kebebasan penuh kepada Shin untuk memilih asistennya. Namun, ia menekankan agar sang pelatih segera bergerak cepat membangun kekuatan tim.
"Untuk tim pelatih dan asisten, tentunya tadi Coach Shin karena format kami prosesnya ingin cepat, tentunya biar Coach Shin tidak pusinglah. Jadi, dia membentuk satu tim sendiri yang dibawa oleh Coach Shin," kata Prapanca.
Mengenai durasi kontrak, Prapanca menyatakan bahwa Shin diikat selama tiga tahun berdasarkan pertimbangan matang dari pihak manajemen. Ia menambahkan bahwa kerja sama ini juga mencakup keterlibatan Shin dalam infrastruktur Persija, termasuk pengembangan pemain muda.
"Ya, tadi itu kan kami berproses. Jadi, tentunya Coach Shin juga perlu terlibat dalam infrastruktur Persija nanti, termasuk untuk pengembangan pemain muda. Semua kami mencoba mengakselerasi selama tiga tahun ke depan ini," tandasnya.
Artikel Terkait
Timnas Curacao ke Piala Dunia 2026, Pemain Dijemput Bus Sekolah Tua Tanpa Jendela
13 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Lahan PTPN Way Kanan Dilimpahkan ke Pengadilan, Kerugian Negara Capai Rp1,5 Triliun
Komnas HAM Konfirmasi Korban Tewas Penembakan di Puncak Papua Bertambah Jadi 12 Orang, Satu Di Antaranya Anak-Anak
Ratusan Pedagang Pasar Kranji Baru Adukan Proyek Revitalisasi Mangkrak ke Kejaksaan Agung, Dikaitkan dengan Dugaan Kerugian Negara Rp25 Miliar