JAKARTA Rutan Salemba, atau yang resminya disebut Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Pusat, baru saja memusnahkan tumpukan handphone sitaan. Bukan main-main, barang-barang itu dibakar habis. Alasannya? Semua HP tersebut masuk secara ilegal ke dalam rutan.
Kepala Rutan Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, punya pesan tegas buat para tahanan. Ia meminta mereka untuk patuh pada tata tertib. Jaga ketertiban lingkungan, katanya. Kalau ada warga binaan yang nekat melanggar? Sanksi sudah menanti.
“Siapa pun yang terbukti terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, akan diproses dan diberikan sanksi tegas,” ujar Wahyu dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).
Ia menambahkan, “Kita harus berani menolak, berani melawan, dan berani melaporkan segala bentuk penyimpangan.”
Di sisi lain, Kepala Pengamanan Rutan Salemba, Desman Agung Prasetya, punya pandangan sendiri. Menurut dia, pengawasan sejak dini itu krusial. Kalau tidak diperkuat, pelanggaran bisa makin menjadi-jadi. Ponsel ilegal, katanya, adalah pintu masuknya.
“Kita akan terus memperketat pencegahan dan penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran,” ucap Desman.
Proses pemusnahan ini ternyata tidak dilakukan sendirian. Ada saksi dari luar. Perwakilan Polsek Cempaka Putih dan Komando Rayon Militer Cempaka Putih ikut menyaksikan. Biar jelas, biar transparan.
Artikel Asli
Artikel Terkait
Trump Ingin Putin Hadir di KTT G20 Miami, AS Klaim Sudah Kirim Undangan
Warga Lebanon Tolak Patung Yesus Pemberian Israel, UNIFIL Italia Gantikan Patung yang Dihancurkan Tentara Zionis
Menlu Sugiono Buka Suara soal Isu Akses Penerbangan AS: Masih Pembahasan Awal, Belum Ada Keputusan
Kemenperin Dorong Industri Kemasan Nasional Beralih ke Material Ramah Lingkungan di Tengah Gejolak Geopolitik