Tabrakan itu sangat keras. Akibatnya, Budi Mustopo mengalami luka berat. Ia sempat dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Singkil di Tegal, tapi nyawanya tak tertolong.
"Korban Budi Mustopo meninggal usai dievakuasi," tegasnya.
Pihak keluarga sudah mengambil jasad almarhum untuk proses pemakaman. Sementara itu, sopirnya, Purwanto (43) asal Depok, mengalami nasib yang berbeda. Ia selamat.
Purwanto juga dilarikan ke rumah sakit yang sama. Saat ini kondisinya masih dalam pemantauan medis.
"Untuk sopir saat ini masih dalam perawatan," tandas Henry.
Di sisi lain, penyebab pasti kecelakaan ini masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwajib. Apakah faktor kelelahan, kecepatan, atau hal lain yang menjadi pemicu. Jalanan tol yang mulus kerap membuat pengemudi lengah, dan dalam sekejap segalanya bisa berubah.
Kronologi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerja almarhum. Sebuah perjalanan dinas berakhir tragis di jalan raya.
Artikel Terkait
Kisah Abah Aloh dan Puluhan Korban Lain yang Masih Menanti Bantuan di Sukabumi
Dedi Mulyadi Sindir Penjaga Hutan: Lebih Baik Dijaga Kuntilanak!
Laras Faizati Bebas Bersyarat, Karier Cemerlang di AIPA Terhenti
Kunjungan Wapres ke Yahukimo Batal, Pesawat Hercules Dihadang Tembakan