Dedi Mulyadi Dikritik, Lebih Fokus Buat Konten Ketimbang Urus Buruh?
Isu ini mencuat dari pernyataan keras seorang pemimpin serikat pekerja. Intinya, Gubernur Jawa Barat dituding menghindar dari pertemuan dengan para buruh.
Menurut sejumlah saksi, rumor itu berawal dari konferensi pers Said Iqbal, Presiden KSPI, Selasa lalu. Dia tak main-main. Dalam jumpa pers itu, Iqbal menyatakan rencana aksi unjuk rasa lanjutan. Tuntutannya masih sama: Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Jabar yang dinilai tak memihak kesejahteraan pekerja.
Unjuk rasa ini rencananya digelar di Gedung DPR RI, Kamis besok. Sebelumnya, aksi serupa sudah dilakukan di Istana Negara. Tapi rupanya, itu belum cukup.
Said Iqbal juga mendesak DPR RI untuk memanggil Dedi Mulyadi. Tuduhannya jelas: sang gubernur dianggap lebih sibuk membuat konten video untuk branding pribadi, ketimbang menyediakan waktu duduk bersama perwakilan buruh. Padahal, pertemuan semacam itu bisa jadi jalan keluar dari kebuntuan pembahasan UMSK 2026.
"Bertemu buruh enggak pernah, diajak bertemu buruh menghindar. Maka saat inilah DPR RI memanggil gubernur konten ini,"
Begitu kata Said Iqbal, Rabu kemarin.
Di sisi lain, Iqbal mengaku tahu bahwa sudah ada pertemuan antara perwakilan Kemenaker RI dengan Dedi Mulyadi. Tapi pertemuan itu, dalam pandangannya, cuma formalitas. Rasanya seperti kepala dinas melapor kepada gubernur, bukan pembahasan substansif yang melibatkan suara pekerja.
Artikel Terkait
Sri Mulyani Buka Babak Baru, Masuk Dewan Pengurus Gates Foundation
Gaya Hidup Mewah di Instagram, Jerat Rp 3 Miliar untuk Korban Akademi Crypto
Polisi Sikat Raja Curanmor Palembang dengan Penyamaran Badut Doraemon
Di Balik Banjir, Teror di Tenda Pengungsian: Pelecehan Seksual Ancam Perempuan Korban